Kurban Lima Ekor Sapi, KKSS dan IWSS Buru Selatan Hidupkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha

Share Kesemua teman anda....!

Namrole, Ambontoday.com – Gema Takbir Idul Adha 1447 Hijriah menggema di langit Kabupaten Buru Selatan, semangat kebersamaan dan pengorbanan kembali dipertegas melalui pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang digelar keluarga besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan IWSS di daerah itu.

Hadir dalam penyembelihan hewan qurban, Rabu, 27/5/2026, Ketua KKSS Firman Bugis, Sekertaris KKSS Said Sabi, Ketua Panitia, Ketua IWSS dan sesepuh tokoh masyarakat asal Sulawesi Selatan yang ada di Kabupaten Buru Selatan.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, Ketua KKSS Kabupaten Buru Selatan, Said Sabi, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Adha bukan sekadar seremoni penyembelihan hewan kurban, melainkan ruang spiritual untuk menyembelih kesombongan, iri hati, dan segala sifat buruk dalam diri manusia.

“Sesungguhnya hari ini kita bukan hanya menyembelih hewan kurban, tetapi kita juga menyembelih kesombongan, keangkuhan, rasa iri, dan dengki kepada sesama,” ungkap Said Sabi dalam sambutannya di hadapan keluarga besar KKSS dan IWSS.

Anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan Said Sabi menuturkan, kegiatan kurban yang rutin dilaksanakan sejak terbentuknya KKSS pada tahun 2020 itu menjadi bukti bahwa organisasi masyarakat tidak hanya hadir sebagai simbol paguyuban, tetapi juga kekuatan sosial yang terus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Buru Selatan.

Menurutnya, meski dengan jumlah anggota yang tidak besar, KKSS dan IWSS tetap menjaga semangat persaudaraan dan gotong royong demi membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang turut berdampak hingga ke daerah dan kampung-kampung.

“Kita mungkin sedikit, tetapi kita tidak boleh kecil dalam semangat. Kita harus terus bergandengan tangan, memperkuat solidaritas, dan bersama pemerintah daerah membangun Buru Selatan yang kita cintai,” katanya.

Baca Juga  Peringatan Dua Dekade Partai Demokrat; Wabup Bursel Berbagai Santunan Untuk Anak Yatim Piatu

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan prosesi kurban yang tahun ini terdiri dari lima ekor sapi. Said Sabi berharap, jumlah hewan kurban itu terus bertambah pada tahun-tahun mendatang sebagai wujud meningkatnya ketakwaan dan kepedulian sosial masyarakat.

Nuansa religius begitu terasa ketika ia mengingatkan kembali kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan dan totalitas penghambaan kepada Allah SWT.

“Harta, jabatan, rumah, bahkan apa yang kita cintai di dunia ini tidak akan berarti tanpa ketakwaan kepada Allah SWT. Hakikat Idul Adha adalah tentang keikhlasan dan pengorbanan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan jamaah haji yang tengah berada di Tanah Suci, seraya berharap doa-doa masyarakat di Buru Selatan turut diijabah Allah SWT pada hari yang mulia tersebut.

“Mudah-mudahan sebagaimana Allah mendengar doa saudara-saudara kita di Tanah Suci, Allah juga mendengar doa-doa kita di sini, di bawah langit yang sama,” tuturnya penuh haru.

Lebih jauh, Said Sabi menegaskan bahwa kurban bukan hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga membawa dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, pembelian hewan kurban membantu warga yang membutuhkan, sementara pembagian daging menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat yang jarang menikmati hidangan daging.

“Mungkin ada masyarakat yang bertahun-tahun tidak makan daging, dan hari ini mereka bisa merasakannya. Di situlah letak kemuliaan Idul Adha,” katanya.

Di penghujung sambutannya, ia berharap semangat berbagi, persaudaraan, dan pengabdian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat Buru Selatan, sehingga Idul Adha tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi cahaya yang menguatkan solidaritas dan kepedulian antarsesama.

[Nar’Mar]
.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkini