
Saumlaki, ambontoday.com – Pasca Koperasi merah putih dijadikan sebagai program prioritas erah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sebagai program peningkatan ekonomi masyarakat, ditilik kebelakang, program ini merupakan adopsi Prabowo dari program ayahandanya, Sumitro Djojohadikusumo yang dikenal sebagai Begawan Ekonomi Indonesia dan memiliki gagasan kuat tentang koperasi sebagai misi pemberdayaan rakyat, namun ia bukanlah pendiri koperasi pertama di Indonesia atau “Bapak Koperasi Indonesia”.
Maka dikeluarkannya Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan pembentukan koperasi desa atau kelurahan merah putih. Guna mengimplementasikan Impres 9 tahun 2025 tersebut maka menteri koperasi memberikan fasilitas pendamping, edukasi dan pelatihan sumber daya manusia perkoperasian untuk penguatan kapabilitas kelembagaan dan kompetensi usaha koperasi desa atau kelurahan merah putih. Maka 164 peserta diikut seetqkqn dalam pelatihan di Aula Depag Kepulauan Tanimbar Kamis, (20/11/2025). Dengan tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 20245”.
Merujuk dari situ maka pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM provinsi Maluku melakukan pelatihan terhadap pengurus koperasi desa kelurahan merah putih guna meningkatkan kualitas dan tren digitalisasi, untuk mengelola koperasi nanti.

Ketua panitia Marly Lewerisa yang juga kabid pemberdayaan Koperasi Provinsi Maluku dalam laporannya meminta agar seluruh peserta pelatihan kiranya dapat mengikuti pelatihan dengan serius, sehingga mampu memberikan kontribusi yang baik, ketika didesa dalam pengelolaan dan menejemen koperasi, keuangan, dan kewirausahaan.
Selain itu, pengurus koperasi dapat membentuk karakter yang profesional, transparan, dan beritegritas tinggi, disisi lain, pengurus mampu membangun jejaring dan kolaborasi antara Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam penguatan ekonomi desa.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat dimana, pengurus KDKMP disiapkan, mampu bersaing dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi Tanimbar,” ujarnya.

Abrosius Sabono Asisten bidang kemasyarakatan Setda Kepulauan Tanimbar sebelum membuka pelatihan itu, ia menyambungkan bicara Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa dalam sambutanya katakan, Per hari ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah membentuk 82 koperasi desa kelurahan merah putih guna memperkuat ketahanan pangan dan kesetaraan masyarakat di tingkat desa atau kelurahan melalui ekonomi kerakyatan, serta memberantaskan kemiskinan. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemandirian desa, memperpendek rantai distribusi yang panjang dan menyediakan berbagai layanan penting seperti sembako murah, simpan pinjam klinik desa dan usaha lainnya sesuai potensi desa.
Jauh harusnya berharap koperasi desa kelurahan dapat menjalankan kegiatan usaha secara baik sehingga roda perekonomian di desa maupun kelurahan dapat bergerak dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Saya berharap lewat pelatihan ini seluruh pengurus koperasi memahami prinsip – prinsip koperasian secara utuh, mampu mengelola keuangan dan administrasi koperasi secara akuntabel, memiliki inovasi dalam mengembangkan usaha koperasi yang berbasis pada potensi lokal dan wilayah masing-masing Desa maupun Kelurahan, penerapan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kinerja dan memperluas jaringan usaha serta memperkuat peran koperasi dalam membangun ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan,” ungkap Jauwerissa.
Jauh rusuh juga menghimbau kepada seluruh pengurus koperasi merebut diri tingkat Desa maupun Kelurahan agar terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dibidang Koperasi, sehingga dirinya yakin lewat pelatihan ini, seluruh potensi akan digerakan guna membantu meninggikan kualitas dalam bidang pendampingan, penbinaan, tak lupa kemitraan dengan berbagai pihak.
“Selamat berlari bagi 164 peserta, kiranya bermanfaat bagi Pribadi, Desa/Kelurahan, Tanimbar, Maluku, dan Indonesia, guna kemajuan ekonomi masyarakat,” imbaunya. (AT/BT)














