Ambontoday.com
– Jika ada yang selalu memotong pembicaraan, itu menunjukkan dengan jelas bahwa mereka sebenarnya tidak sedang mendengarkan.
Jika seseorang selalu bicara mengenai dirinya sendiri, dapat dipastikan bahwa mereka tak paham akan perasaan Anda.
Tetapi, terkait pemahaman tentang kecerdasan emosional individu tidak bisa dikatakan gampang.
Menurut posting di Blog Herald, ada beberapa tanda yang dapat diperhatikan jika seseorang memiliki tingkat kecerdasan emosional yang rendah.
1. Mendominasi Percakapan
Salah satu tanda orang dengan tingkat kecerdasan emosional yang rendah adalah mereka sering kali memonopolisasi pembicaraan.
Mereka terus-menerus bicara dan tidak membiarkan orang lain berkata-kata, bahkan cenderung hanya mengeluh tentang keadaan mereka sendiri.
Sudah tentu ekspresi diri itu penting, namun pendengaran juga tak kalah vital.
2. Menjaga Rasa orang lain
Orang yang memiliki tingkat inteligensi emosi rendah bisa nampak tidak memperdulikan perasaan pihak lain.
Bisa jadi mereka akan tetap mengulas masalah yang peka dan bisa menyebabkan orang lain menjadi tidak nyaman.
Bukan berati mereka kurang peduli, tetapi lebih karena tak sadar akan pergantian atmosfer.
3. Merespons Kritikan dengan Berlebihan
Untuk orang yang memiliki tingkat kecerdasan emosional rendah, kritik bisa diartikan sebagai serangan pribadi.
Mereka cenderung bertahan, sering kali menyanggah, atau bahkan tak menyukai adanya celaan.
4. Sulit Mengekspresikan Emosi
Orang yang memiliki kecerdasan emosional rendah mungkin kesulitan mengungkapkan perasaan mereka dengan kata-kata.
Dalam percakapan, hal ini dapat terwujud sebagai luapan amarah atau frustasi yang tiba-tiba, atau bahkan kesedihan yang tak terduga.
5. Kurangnya Empati
Seseorang yang kebanyakan melihat dari perspektif dirinya sendiri, kemungkinan besar akan mengalami kesulitan dalam memahami sudut pandang orang lain.
Kurangnya empati ini biasanya ditunjukkan oleh orang-orang yang memiliki kecerdasan emosional rendah.
Berikut ini adalah sejumlah zodiak yang cenderung berpikiran berlebihan serta selalu was-was tentang segala sesuatu yang mungkin terjadi di masa depan.





















