Ambon today.com_Ambon, 3 Juli 2025 — Pemerintah Kota Ambon secara resmi menyerahkan insentif kepada 800 penjaga rumah ibadah, yang terdiri dari Tuagama, Kostor, serta penjaga masjid, pura, dan wihara. Penyerahan ini merupakan realisasi program prioritas ke-15 Pemkot Ambon di tahun 2025, yang menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa program ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Ambon yang dikenal sangat majemuk dan heterogen.
“Memasuki bulan ke-7 ini baru kita bisa merealisasikan program prioritas ke-15. Jangan lihat besar kecilnya jumlah insentif, tapi lihat bagaimana pemerintah terus berkomitmen memenuhi janji kepada masyarakat,” ungkap Wattimena dalam acara penyerahan yang berlangsung khidmat.
Setiap penerima akan mendapatkan insentif sebesar Rp150.000 per bulan. Meskipun nominalnya tidak besar, namun pemerintah berharap bantuan ini dapat menjadi motivasi dan bentuk penghargaan atas dedikasi para penjaga rumah ibadah dalam melayani umat.
“Kita bekerja bersama dengan para pimpinan klasis, imam masjid, serta pimpinan-pimpinan agama lainnya untuk memastikan bahwa insentif ini sampai ke tangan yang benar-benar berhak menerimanya,” tambah Wattimena.
Ia juga menyampaikan bahwa insentif ini tidak dimaksudkan untuk menyelesaikan seluruh persoalan hidup para penjaga rumah ibadah, tetapi diharapkan bisa menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas mulia mereka.
Acara penyerahan insentif ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Ambon, Ketua TP-PKK Kota Ambon, para pimpinan organisasi keagamaan, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkot Ambon.
Melalui program ini, Pemkot Ambon menegaskan pentingnya sinergi antarumat beragama dan peran penjaga rumah ibadah dalam merawat harmoni sosial di tengah keberagaman.( o.l )





















