Zakat sebagai Cahaya: Bupati Bursel Lantik Pengurus Baru BAZNAS 2025–2030

Spread the love


Zakat sebagai Cahaya: Bupati Bursel Lantik Pengurus Baru BAZNAS 2025–2030

Ambontoday.com – Namrole – Dalam balutan suasana khidmat, Bupati Buru Selatan (Bursel), La Hamidi, secara resmi melantik kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bursel periode 2025–2030. Acara yang digelar di Gedung Serbaguna Namrole, Senin (25/8/2025), itu terasa penuh makna, seakan menjadi awal perjalanan suci bagi sebuah lembaga yang memikul amanah besar dalam mengelola zakat umat.

Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Bupati Bursel Gerson Eliaser Selsily, Ketua DPRD Ahmad Umasangaji, jajaran TNI-POLRI, pimpinan OPD lingkup Pemda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya. Hadirnya berbagai elemen masyarakat menghadirkan kebersamaan yang indah—menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga jembatan kasih sayang antara si kaya dan si miskin, antara mereka yang berlebih dan mereka yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Bupati La Hamidi menyampaikan harapan agar BAZNAS mampu bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. “BAZNAS adalah mitra strategis pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat solidaritas sosial. Saya berharap pengurus yang baru dapat bekerja amanah, profesional, dan menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya dengan nada optimis.

Kepengurusan BAZNAS yang baru dipimpin oleh Mansur Mony, S.Sos. sebagai Ketua, didampingi Drs. La Onyong sebagai Wakil Ketua I, Abdul Razak Pesilette, S.P. sebagai Wakil Ketua II, Aidin La Idi Ganir sebagai Wakil Ketua III, dan Ye Alwi Seh Abubakar sebagai Wakil Ketua IV.

Ketua BAZNAS yang baru dilantik menegaskan komitmennya untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan yang menghadirkan kesejahteraan. “Kami akan bekerja sepenuh hati agar zakat yang dikelola menjadi berkah, bukan hanya angka dalam laporan, tetapi juga cahaya yang menyejukkan kehidupan kaum dhuafa,” ungkapnya.

Baca Juga  KAPOLRI Diminta COPOT Dir-Polairud Polda Maluku Karena Lalai Awasi Kejahatan Illegal Oil

Pelantikan ini bukan semata seremoni, melainkan ikrar moral: zakat yang dikelola dengan amanah adalah ibarat tetes embun penyejuk bagi mereka yang haus harapan. Ia menjadi lentera bagi jalan gelap, penopang sendi sosial, dan pengikat kebersamaan umat dalam membangun Buru Selatan yang lebih berkeadilan.

Acara diakhiri dengan doa yang khusyuk, seolah meneguhkan tekad bahwa setiap langkah pengurus BAZNAS adalah bagian dari ibadah. Dalam lantunan doa itu, tersimpan harapan besar agar amanah zakat benar-benar menjadi jalan keberkahan bagi seluruh masyarakat.

[Nar’Mar]
.

Berita Terkini