Pergantian Pejabat Desa Oki Lama: Keputusan Sarat Politik, Masyarakat Menuding Bupati La Hamidi Bermain

Spread the love


Pergantian Pejabat Desa Oki Lama: Keputusan Sarat Politik, Masyarakat Menuding Bupati La Hamidi Bermain

Ambontoday.com – Namrole – Suasana di Kantor Desa Oki Lama pada Rabu (17/9) terasa sesak oleh ketidakadilan. Kabag Pemerintahan, didampingi Kapolsek Namrole dan jajarannya, datang menjelaskan alasan pemberhentian Penjabat Kepala Desa Oki Lama, Roing Lesnussa.

Dalih yang diusung tampak sederhana: laporan BPD soal tunggakan satu bulan, diperkuat surat pernyataan di Inspektorat bahwa Roing berjanji melunasi setelah pencairan ADD tahap pertama. Namun, dalam forum itu bendahara desa justru menegaskan bahwa tunggakan telah dilunasi, bukti pembayaran pun sudah diserahkan.

Masyarakat menilai langkah Kabag Pemerintahan keliru dan gegabah. Bukannya melakukan klarifikasi kedua untuk memastikan kebenaran, keputusan pemberhentian malah diambil sepihak. Kesalahan prosedur ini menyingkap tabir bahwa pemberhentian Roing Lesnussa bukan semata perkara administrasi.

Lebih dari itu, warga menilai ada aroma politik busuk yang menyelimuti keputusan ini. Pergantian pejabat desa seolah menjadi panggung sandiwara kekuasaan, di mana kepentingan lebih bising daripada suara rakyat. Bagi masyarakat Oki Lama, bau amis politik itu begitu menyengat—lebih menusuk daripada sekadar tunggakan sebulan yang sejatinya telah diselesaikan.

Sorotan pun mengarah ke Bupati Buru Selatan, La Hamidi. Publik bertanya, mengapa pejabat yang jelas telah menunaikan kewajibannya justru dilengserkan? Apakah ini bukan bentuk permainan politik yang diskenariokan dari atas? Jika benar demikian, maka Bupati telah menodai martabat pemerintahan desa dengan keputusan yang beraroma kepentingan pribadi.

Tak hanya berhenti di ruang rapat, kabar pergantian ini kini meluas ke ruang publik digital. Di media sosial Facebook, khususnya grup-grup Buru Selatan, informasi ini ramai diperbincangkan. Warganet dengan lantang mempertanyakan integritas pemerintah daerah dan menyebut keputusan tersebut sarat kepentingan politik yang busuk. Kritik pun mengalir deras, seakan menegaskan bahwa masyarakat tak tinggal diam.

Baca Juga  Bupati BurseL Safitri Malik Soulisa Terima UHC Award 2024

Kini, masyarakat Oki Lama menuntut keadilan. Mereka bersuara lantang: tidak ada alasan sah untuk memberhentikan Roing Lesnussa. Jika suara rakyat diabaikan, maka sejarah akan mencatat bahwa pergantian pejabat desa ini hanyalah bagian dari permainan kekuasaan yang penuh tipu daya.

[Nar’Mar]
.

Berita Terkini