Tim SAR Evakuasi 8 Creuw Kapal Pengangkut BBM yang Terbakar di Laut Banda

Spread the love

Ambontoday.com, Ambon.- Kapal pengangkut BBM KM. Sarana Perkasa dengan rute Masohi menuju Banda Neira mengalami nasib naas dan terbakar di perairan Pulau Gunung Api, Kabupaten Maluku Tengah pada Kamis 16 Oktober pada pukul 09.40 Wit.

‎Demikian informasi update kecelakaan laut yang diperoleh media ini dari kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon.

Informasi kejadian diterima dari Korpos SAR Banda pada.

Sesuai kronologi kejadian, KM. Sarana Perkasa bermuatan muatan minyak (BBM) dengan Rute Masohi tujuan Banda Naira,dengan jumlah POB 8 orang mengalami Kandas dan kebocoran di Perairan Pulau Gunung Api Banda Naira Kab. Maluku Tengah.

‎Pada Pkl. 10.30 Wit saat Melakukan Proses membuang air dari dalam kapal menggunakan Pompa Alkom dan tiba – tiba menyebabkan kapal Tersebut terbakar. Kemuadian meminta bantuan Evakuasi POB dan Barang Muatan ke Pulau Banda.

Lokasi kejadian berada pada LKK 4°30’6.38″S – 129°53’22.00″E jarak dari Pos SAR Banda ke LKK ± 1,57 NM dengan waktu tempuh ± 15 Menit Heading 334° arah Utara Barat Laut  dari Pos SAR Banda, menggunakan Google earth.

Setelah menerima laporan kejadian, pada pukul 10.37 WIT, Tim Rescue Pos SAR Banda menggunakan RIB Pos SAR Banda bergerak menuju LKK di Perairan Pulau Gunung Api Banda, Kab. Maluku Tengah.

Pada Pukul 10.55 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di lokasi dan mengevakuasi seluruh korban dalam keadaan selamat ke Pulau Banda naira dan Pulau Hatta, Kab. Maluku Tengah.

‎Pada Pukul 13.30 WIT, Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi maka Ops SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Kepada Unsur SAR yang Terlibat dikembalikan ke Kesatuannya masing- masing dengan diucapkan terima kasih.

Baca Juga  Kendalikan Penyebaran Covid-19, Gubernur Maluku Keluarkan Maklumat

Seluruh creuw kapal dievakuasi dalam keadaan selamay, mereka masing-masing,La Samu (60/L), La Minggu (70/L), Saidin (25/L), Hariandi (46/L), Haji Usman (61/L), Hendrik (45/L), Aher (60/L) dan seorang lagi belum diketahui namanya.

‎Unsur SAR yang terlibat yakni Tim Rescue Pos SAR Banda 4 orang, Polairud  Banda 1 orang, Polsek Banda 3 orang, AL Banda 1 orang dan Koramil Banda 1 orang. (AT)

Berita Terkini