Ambontoday.com, Ambon.- Menjelang mudik Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026, tentu arus perlintasan orang dan barang melalui jalur transportasi laut, udara maupun darat akan semakin ramai walaupun di tengah kondisi cuaca yang kurang baik dan kadang tidak bersahabat.
Dengan situasi seperti ini sudah barang tentu akan terjadi rawan bencana maupun kecelakaan sehingga diperlukan kehati-hatian dan waspada juga sigap dalam merespon berbagai kejadian yang tidak diinginkan.
Transportasi laut adalah salah satu moda transportasi yang memiliki kerawanan yang cukup tinggi di tengah situasi dan kondisi cuaca sekarang ini.
Khusus untuk perairan di Maluku, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan sigap dalam menyikapi setiap kejadian ataupun kecelakaan laut yang terjadi dengan selalu melaporkan secara cepat setiap kecelakaan laut yang terjadi.
“Untuk wilayah Maluku, moda transportasi laut adalah yang paling rawan terjadinya kecelakaan di tengah situasi dan kondisi cuaca saat ini.
Untuk itu, masyarakat diminta harus tetap waspada sebelum melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut serta selalu sigap dengan cepat dalam menginformasikan kejadian Lakalaut yang terjadi agar personil Basarnas yang sudah standby di sejumlah pos SAR di kabupaten/kota di Maluku bisa merespon dengan cepat untuk melakukan pertolongan.
‎Guna menginformasikan berbagai kejadian atau kecelakaan yang terjadi masyarakat diminta untuk segera melaporkan melalui jalur kontak 115 agar secepatnya dapat direspon,” jelas Arafah.
Nomor kontak 115 adalah panggilan darurat bebas pulsa untuk meminta pertolongan atas sebuah kejadian atau kecelakaan yang menimpa warga.
‎Dengan menghubungi 115, maka informasi terhadap kecelakaan yang diterima sesuai laporan akan segera ditindaklanjuti oleh personil Basarnas yang selalu siap untuk memberikan pertolongan segera guna mencegah jatuhnya korban jiwa, tutup Arafah. (AT)





















