
Ambontoday.com, BurseL – Senja Ramadhan perlahan turun menyelimuti Kota Namrole, Jumat (27/02/2026). Di antara cahaya jingga yang memantul lembut di ufuk barat, langkah-langkah penuh kehangatan terlihat di dua titik kota: depan Pos Lantas Statistik dan depan Polsek Namrole. Di sanalah Polres Buru Selatan bersama Bhayangkari Cabang Buru Selatan menebar kebaikan, membagikan takjil, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Dalam suasana Ramadhan 1447 Hijriah yang sarat berkah, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Buru Selatan AKBP Andi P. Lorena, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Buru Selatan Ny. Indah Andi, bersama jajaran personel. Senyum ramah dan sapaan hangat menyambut para pengendara roda dua serta warga yang melintas, yang tengah bergegas menjemput waktu berbuka.
Ratusan paket takjil dibagikan dengan tulus, menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Di bulan yang mengajarkan arti berbagi dan menahan diri ini, kehadiran aparat kepolisian tak hanya terasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam sentuhan sosial yang menyejukkan hati.
Kapolres Buru Selatan menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ikhtiar mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa serta semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih dari itu, pesan-pesan kamtibmas pun mengalir lembut di tengah suasana senja. Masyarakat diajak menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Toleransi dan kerukunan pun ditegaskan sebagai fondasi utama, agar suasana tetap sejuk, aman, dan penuh kebersamaan.
Di bawah langit Namrole yang kian temaram, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, dengan tetap mengedepankan keselamatan para pengguna jalan.
Senja itu bukan sekadar penanda waktu berbuka, tetapi juga menjadi saksi bahwa Ramadhan selalu menghadirkan ruang untuk berbagi, mempererat silaturahmi, dan menanamkan pesan damai di hati sesama.
[Nar’Mar]
.






















Komentar