Angin Puting Beliung Hantam Desa Namtabung, BPBD Itu Status Ringan

Spread the love

Saumlaki, ambontontoday.com – Kondisi cuaca alam di Kabupaten Kepulauan Tanimbar semakin tidak kondusif, dimana hujan disertai angin mengakibatkan banyak kerugian bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan hingga infrastruktur.

Kondisi itu sangat terasa oleh masyarakat Desa Namtabung, Kecamatan Selaru, dimana Desa itu dihantan angin puting beliung disaat hujan lebat menghantam seantero kabupaten bertajuk Duan Lolat itu.

Terkait dengan kejadian di Desa Namtabung yang dihantam angin puting beliung, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar Michael Olvin Gosan kepada media ini katakan, kondisi rumah warga hingga infrastruktur Pemerintah mengalami rusak berat hingga rusak ringan.

“Bencana alam ini terjadi bukan ada unsur sengaja dari masyarakat, selain rumah mereka rusak ada terdapat dua korban yang saat ini di rawat dirumah warga lain dikarenakan rumah para korban rusa,” ujar Gosan.

Disisi lain, Gosan menyesal ketika kejadian itu disampaikan ke pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Tanimbar, responya sangat mengecewakan.

“Ketika kejadian itu terjadi, saya berinsiatif untuk langsung ke Namtabung guna menyaksikan langsung, dan riskannya, ketika saya menghubungi pihak BPBD jawabannya itu hanya status ringan, ini kan aneh bin ajaib namanya,” kesalnya.

Anggota DPRD dua periode jebolan Partai Golkar itu merasa geram ketika informasi bencana alam itu disampaikan, namun respon BPBD sangat tidak masuk diakal dan sangat tidak manusiawi.

“Saya hubungi untuk bagimana sistem penanganan korban dan para pengungsi, jawabanya simpel dan seakan tidak manusiawi sekali, kok mereka santai dan sampaikan nanti kita lapor ke ibu Pejabat Bupati dulu dan itu direspon lalu didesposisi laporan mereka baru bisa ada untuk memberikan bantuan kepada korban bencana alam di Desa Namtabung.

Baca Juga  Nyaris Tenggelam, Dandim 1507 Selamatkan Pasutri

Ini kerja gila namanya, kok harus tunggu restu Pejabat Bupati, yang disayangkan kejadian pagi kok hingga saat ini belum juga ada respon sedikitpun pihak Pemerintah Daerah terhadap masyarakat yang mengalami musiba bencana alam tersebut, bahkan Camat tidak ada di tempat,” ungkapnya.

Ditambahkan juga, yang hadir untuk menolong korban dan masyarakat dampak dari bencana alam itu, hanyalah pihak Polsek dan Dandramil, Pemrintah Kecamatan hingga Kabupaten seakan acuh dan tidak ada sama sekali rasa prihatin dan rasa kemanusiaan guna melihat dan meresponi cepat waga masyarakat yang saat ini mengalami bencana alam.

“Saya sangat berharap kepada Pemerintah Daerah untuk dapat merespon cepat Terkait dengan persoalan bencana alam di Namtabung dan juga di seantero Bumi Duan Lolat ini, mengingat pertolongan pertama itu sangat penting seperti obat – obatan dan kebutuhan lain, sekali lagi semoga cepat direspon karena mereka yang kenal dampak bencana alam ini sangat membutuhkan kehadiran Pemerintah,” harap Anggota DPRD dua periode itu.

Disampaiakan juha, terdapat tiga puluh rumah warga di hantam angin puting beliung, dan sebelas mengalami rusak berat, dan susahnya rusak ringan termasuk puskesmas. (AT/tim).

Berita Terkini