‎
Ambontoday.com, Ambon.- Menyongsong perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026, sedikitnya 133 Personil Basarnas disiap siagakan di 6 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan selamat sampai di tujuan kepada masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik Natal dan Tahun Baru.
Bukan hanya personil saja, bahkan sejumlah Alut juga disiagakan di 6 kabupaten untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut (Lakalaut) pada saat Natal dan Tahun Baru.
Hal ini disampaikan, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa 9 Desember 2025.
‎Menurut Arafah, dengan geografis dan luas Provinsi Maluku yang terdiri dari pulau-pulau, serta kondisi cuaca akhir-akhir ini dimana musim barat sudah mulai dan sebentar lagi masuk tahun baru cina maka, potensi kecelakaan laut (Lakalaut) di perairan Maluku rawan terjadi.
“Tentunya dalam siaga kecelakaan laut maupun bencana lainnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru pihak Basarnas telah berkordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta unsur TNI/Polri serta stakeholder yang lain guna melakukan Siaga Bencana maupun kecelakaan laut bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan atau mudik saat Natal dan Tahun Baru.
Sebanyak 133 personil Basarnas akan kami siagakan di 6 kabupaten/kota di Maluku termasuk sejumlah Alut atau peralatan yang akkan disiagakan di 6 kabupaten yakni satu unit Kapal KN SAR Bharata yang akan disiagakan di pelabuhan Tulehu Kabupaten Maluku Tengah untuk mengantisipasi arus mudik Natal dan Tahun Baru ke Pulau Haruku, Nusalaut, Seram dan sekitarya guna mengantiipasi terjadinya Lakalaut.
Selain itu, kami juga mensiagakan armada laut dan personil di Banda Naira, Saumlaki, Tual, Dobo, Namlea dan Bula guna mengantisipasi kecelakaan laut akibat perubahan iklim yang sedang terjadi dimana saat ini mulai masuk musim barat dan menjelang tahhun baru cina itu potensi kecelakaan laut di Maluku ini sangat rawan sekali,” jelas Arafah.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut maupun penyedia jasa transportasi laut agar sebelum melakukan perjalanan mudik Natal dan Tahun Baru nanti dapat memperhatikan kondisi cuaca terlebih dahulu.
Jangan memaksankan untuk melakukan perjalanan mudik khususnya dengan transportasi laut jika kondisi cuaca kurang baik.
Jika kondisi cuaca sedang tidak baiknya maka seharusnya perjalanan itu ditunda dulu sampai cuaca membaik guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama, tutup Arafah. (AT)





















