
Apresiasi Pendidikan Loyalis PKB Bursel, Bupati Harap Kolaborasi untuk Membangun Negeri
Namrole, Ambontoday.com – Di bawah atap Aula Kantor Kementerian Agama di Desa Labuang, hembusan angin Minggu pagi, 23 November 2025, menjadi saksi ketika Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Buru Selatan menyemai harapan melalui kegiatan Pendidikan Kader Loyalis. Sebuah upaya merawat tunas muda politik yang kelak dipanggul menuju ladang pengabdian.
Bupati Kabupaten Buru Selatan hadir memberikan apresiasi yang tinggi. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas partai, tetapi sebuah gerak strategis yang menata masa depan—melahirkan kader berkualitas, berintegritas, dan siap berdiri tegap di tengah kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan betapa kaderisasi merupakan “jantung” dari setiap partai politik dalam sistem demokrasi. Melalui proses yang matang, katanya, akan lahir pemimpin-pemimpin yang memahami denyut persoalan daerah dan mampu menawarkan solusi yang bukan hanya wacana, melainkan langkah nyata.
“Partai politik memiliki peran sentral dalam sistem demokrasi kita. Ia bukan hanya wadah aspirasi rakyat, tetapi pilar utama pendidikan politik masyarakat,” ujarnya dengan nada yang teduh namun penuh penekanan.

Bupati juga mengingatkan bahwa keberadaan partai politik harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Caranya, melalui kerja nyata yang bersinergi dengan program daerah demi terwujudnya Buru Selatan yang maju, sejahtera, dan bertumbuh dalam harmoni.
“Sebagai pembina politik, saya membuka diri dan mengajak jajaran PKB untuk berkolaborasi, serta seluruh elemen politik untuk bersama bergandeng tangan membangun negeri,” tegasnya.
Ia turut mengimbau agar seluruh pihak tetap menjaga stabilitas politik dan sosial di Buru Selatan, terlebih menghadapi dinamika politik ke depan. Sikap toleransi, moderasi, serta kedewasaan berdemokrasi menjadi kunci menciptakan suasana yang rukun dan produktif.

Bupati menilai, kegiatan kaderisasi ini adalah momentum strategis sekaligus vital bagi PKB. Bukan hanya membentuk para kader yang memahami seluk-beluk politik, tetapi juga menanamkan komitmen pengabdian bagi daerah, bangsa, dan negara.
Dengan begitu, langkah PKB dalam merawat kader loyalis bukan sekadar proses pembelajaran, tetapi juga sebuah ikhtiar menyiapkan cahaya bagi perjalanan Buru Selatan ke masa depan.
[Nar’Mar]
—





















