Asosiasi PSSI Menggelar Kompetisi Liga Anak BurseL Tahun 2025

Spread the love

 

PSSI Menggelar Kompetisi Liga Anak BurseL Tahun 2025

Ambontoday.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Buru Selatan (BurseL) menggelar Kompetisi Liga Anak U-12, U-14, U-16, dibuka oleh Bupati La Hamidi diwakilkan kepada Hadi Longa selaku Plt. Sekda, Jumat soreh 2/5/2025, berlangsung di Alun-alun Kota Namrole.

Kompetisi Liga Anak BurseL Tahun 2025 memperebutkan Piala Ketua PSSI Kabupaten Buru Selatan Tahun 2025-2026.

Hadir dalam kegiatan itu Plt Sekda Hadi Longa, Ketua PSSI Buru Selatan M. Saleh Lestaluhu dan Sekertaris Ahmad Mony, Asisten I Hery Waemesse, Kadispora Rein Tasane dan undangan lainnya.

Sambutan Bupati yang dibacakan oleh Sekda Hadi Longa sekaligus membuka kegiatan tersebut ditandai dengan tendangan bola ke gawang.

Longa membacakan sambutan menyampaikan bahwa, kompetisi liga anak Buru Selatan tahun 2025 memiliki nilai dan arti strategis bagi pembinaan dan pengembangan generasi muda khususnya anak-anak usia dini.

“Maka momentum liga anak Buru Selatan ini kiranya dapat memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta perwujudan kekokohan bangsa Indonesia,” ujar Longa.

Longa berharap kegiatan ini menjadi salah satu potensi besar langka konkrit mendukung visi misi kabupaten Buru Selatan.

Dikatakan Longa, pembinaan dan pengembangan olahraga merupakan bagian integral dalam upaya meningkatkan kualitas anak melalui peningkatan kesehatan, jasmani dan rohani.

“Saya yakin dengan kesadaran kita yang tinggi, semua tantangan yang berpotensi menggoyahkan sendi-sendi persatuan dan kesatuan negara Indonesia pasti kita dapat rekatkan,” jelas Longa.

Lanjut Longa, sehubungan dengan itu, diperlukan kerja keras dengan kesungguhan untuk meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda melalui penyelenggaraan kompetisi liga anak BurseL tahun 2025.

Dalam sambutan Sekertaris PSSI Kabupaten Buru Selatan Ahmad Mony mengatakan, PSSI merupakan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia merupakan induk organisasi sepakbola di wilayah negara Indonesia.

Baca Juga  Tak Gentar, Meski Tanpa Gerindra MS Tetap Calon Bupati KKT.

Lanjutnya, PSSI didirikan di Jogjakarta pada 19 April 1930, merupakan satu-satunya organisasi sepakbola berwenang mengatur, mengurus serta menyelenggarakan semua kegiatan kompetisi sepakbola di Indonesia.

“Salah satunya kompetisi PSSI liga anak BurseL U-12, U-14, U-16 tahun 2025,” ujar Mony.

Dikatakan, kompetisi ini merupakan kompetisi kelompok umur/usia dini yang baru pernah diselenggarakan oleh PSSI Kabupaten Buru Selatan.

“Sejak terbentuknya asosiasi PSSI Kabupaten Buru Selatan dari tahun 2010 sampai saat ini,” ucapnya.

Mantan Camat Ambalau ini lanjut mengatakan, sebagai organisasi yang mempunyai tanggungjawab mengatur dan mengelola sepakbola dari pusat sampai daerah, maka PSSI harus sering melaksanakan kompetisi secara berkala di setiap tahun minimal 3-4 kali kompetisi.

“Khususnya kompetisi dengan kelompok usia dari 10-17 tahun. Sehingga dengan adanya kompetisi itu dapat menjaring bakat-bakat sepakbola usia muda yang nantinya akan dibina oleh PSSI Kabupaten Buru Selatan untuk bisa bersaing pada tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” jelas Mony.

Masih jelas Mony, pihaknya berkeinginan untuk melaksanakan sebuah kompetisi as Sepakbola usia dini dengan Tiga kategori yaitu, kategori usia 12, Usia 14 dan Usia 16 tahun.

Untuk itu diharapkan dengan adanya kompetisi ini kiranya dapat meningkatkan komitmen bersama dalam pembinaan olahraga sepakbola di kabupaten Buru Selatan.

“Dan juga dapat mendidik dan melahirkan talenta-talenta pesepakbola usia muda untuk menjadi pemain yang berbakat, potensial dan profesional,” ucap Mony.

Mony meyakini kunci keberhasilan pengembangan sepakbola di suatu wilayah ada tiga faktor yang mempengaruhi yaitu, kompetisi usia muda, pelatih berbakat usia muda dan pemain usia muda.

Kata Mony, kegiatan yang mereka laksanakan ini disponsori oleh pemerintah daerah dan Bank Maluku.

Akhiri sambutannya Mony menyadari bahwa pengembangan olahraga perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai sehingga dapat menunjang prestasi sepakbola di kabupaten Buru Selatan.

Baca Juga  Permasalahan Pengadaan Alat Selam Desa Waturu, Ini Penjelasannya !!! 

“Untuk itu kami berharap juga agar stadion sepakbola di kabupaten Buru Selatan segera di bangun, paling tidak lapangan (Alun-alun Namrole) ini dibenahi lebih baik lagi,” ucap Mony berharap. (Biro BurseL)
.

Berita Terkini