AmbonToday
Menu Utama

12 Penerima KIP Kuliah STIAS Terancam Cabut Akibat Slow Respon BRI Cabang Saumlaki

P

Oleh: Piter

Monday, 11 April 2022 | 14:43 WIT

Bagikan:
12 Penerima KIP Kuliah STIAS Terancam Cabut Akibat Slow Respon BRI Cabang Saumlaki
Ambontoday. com-, Wakil III Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Saumlaki (red-STIAS) kini kesal dengan slow respon dari pihak BRI Cabang Saumlaki. Ada apa dengan pihak BRI?

Pelayanan yang lambat dari pihak BRI Cabang Saumlaki terkait aktivasi Kartu KIP penerima KIP Kuliah yang telah diarahkan oleh LL-Dikti Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara namun pihak BRI sangat lambat. Samrin Itranbey mengakui bahwa pihak BRI Cabang Saumlaki telah slow respon terhadap pengurusan aktivasi Kartu KIP, Saat ditemui ruang kerjanya, Saumlaki,11/03/2022 Pihak BRI Cabang Saumlaki sangat slow respon padahal saya dalam kapasitas sebagai wakil ketua III sudah melayangkan surat pengantar dari lembaga, Jelas Itranbey. "Saat dikonfirmasi pihak BRI yg membidangi hal tersebut via Wakil Ketua II STIAS tidak juga direspon bahkan mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah dipulangkan ketika berurusan aktivasi Kartu KIP dengan dalil menunggu arahan Kepala BRI KC Saumlaki terlebih dulu" Ada apa dengan pihak BRI sehingga belum bisa melayani aktivasi Kartu KIP mahasiswa kami. Kami benar serius dengan proses ini kalau tidak akan sangat berdampak pada mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah apalagi hari ini merupakan date line,11/03/2022. 12 orang mahasiswa penerima KIP Kuliah kami terancam cabut.

Sudah menjadi tanggungjawab pihak BRI harus membantu mempercepat bukan perlambat, sesal Sam. Kami berharap pimpinan cabang BRI Saumlaki dapat merespon cepat kejadian ini, Hingga berita ini dirilis belum ada tindak lanjut terkait proses 12 orang mahasiswa penerima beasiswa tersebut,(AT/Tim).

πŸ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

πŸ’¬ 0 Komentar

πŸ“­ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!

Topik Terkait: Maluku AmbonToday