Damkar Ambon Siap Jadi "Ayah Pengganti", 30 Anak Dijemput Ke Sekolah Hari Pertama
Alfredo menjelaskan, Gerakan Ayah Pengganti merupakan hasil kolaborasi antara BKKBN Provinsi Maluku, BKKBN Kota Ambon, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, serta didukung oleh Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah di Kota Ambon. Menurutnya, program tersebut lahir dari kepedulian terhadap anak-anak yang dalam kehidupan sehari-hari kurang mendapatkan perhatian dari sosok ayah, baik karena bekerja di luar daerah maupun faktor lainnya. "Program ini lahir dari kepedulian terhadap anak-anak yang dalam kehidupan sehari-harinya kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari sosok ayah.
Ada yang ayahnya bekerja di luar daerah, misalnya menjadi awak kapal selama bertahun-tahun, sehingga anak-anak jarang merasakan kehadiran dan perhatian seorang ayah," ujar Alfredo. Ia mengatakan, kehadiran figur ayah memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembang anak. Karena itu, Gerakan Ayah Pengganti diharapkan mampu memberikan dukungan moral, motivasi, serta pendampingan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Alfredo juga mengaku bersyukur karena Damkar Kota Ambon dipercaya menjadi bagian dari para "Ayah Pengganti" bagi anak-anak yang telah terdata dalam program tersebut. "Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Damkar diberi kepercayaan untuk menjadi Ayah Pengganti bagi anak-anak kita yang membutuhkan perhatian dan pendampingan," katanya.
Sebagai langkah awal pelaksanaan program, Damkar Kota Ambon akan menjemput dan mengantar sebanyak 30 anak yang telah terdaftar ke sekolah pada Senin, 13 Juli 2026, bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru. "Kami akan menjemput sekitar 30 anak yang telah terdaftar dan mengantar mereka ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah. Ini menjadi simbol bahwa mereka tidak sendiri dan tetap mendapat perhatian serta dukungan," ungkap Alfredo.
Melalui Gerakan Ayah Pengganti, pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat berharap dapat memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan perlindungan terhadap anak, serta menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan mendukung tumbuh kembang generasi muda di Kota Ambon.( O. l )
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
52 Pejabat Fungsional Pemkot Ambon Dilantik, Bodewein: Jangan Anggap Jabatan Kelas Dua
1 week ago
LASKI Nusantara Fest 2026 Digelar di Ambon, Jadi Wadah Generasi Muda Kembangkan Seni Islami
1 week ago
Pemkot Ambon Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
1 week ago
HUT Ke-451 Ambon Meriah, KORMI dan PKK Ajak Warga Berprestasi
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Bupati Bursel Diterpa Isu Gratifikasi Rp500 Juta, Kasim Latuconsina Sindir Pembohongan Publik: DPRD Didorong Bentuk Pansus
Ratusan Warga dan Mahasiswa Manipa Gelar Aksi Damai di Polda Maluku, Desak Pengurusan Kasus Abdullah Mahu
75 Tahun Merdeka Romang Masih Gelap Gulita