Dana Sepatu Selam Hingga Utang Desa Waturu 130 Juta Bermasalah !!!
Minggu, (30/03). "Terkait dengan pengadaan "Sepatu Bebek" kepada masyarakat itu menelan anggaran sebesar 36juta rupiah. Tapi bukan hanya untuk sepatu bebek tetapi dengan perlengkapan lainnya (kaca mata selam dan alat bantu pernapasan) kepada 20 orang." beber Batilmurik. Saat dikonfirmasi, Elisa menyebutkan pengadaan tersebut bukan secara langsung tetapi melalui pihak ke 3 (penyedia) yang kini menjabat Anggota DPRD KKT asal kecamatan Kormomolin. "Pengadaan perlengkapan selam tersebut adalah Pa Beny Rerebain. Tapi sampai sekarang saya selaku Kades belum menerima nota pengadaan tersebut. Tak lama kemudian dikeluhkan oleh kelompok penyelam karena perlengkapan selam tersebut kwalitasnya buruk dan tidak layak di pakai pada saat selam." Lanjutnya. Mirisnya lagi, semua kegiatan pengadaan dan belanja Desa harus dilakukan oleh PKD malah ditangani langsung oleh Fedinand Luturmas (Sekretaris Desa) dan Yanti Lelmalaya (Bendahara Desa) bahkan menyisahkan uang 7juta rupiah dari nilai pengedaan sepatu bebek sebesar 36juta rupiah. Dari sisa uang tersebut malah di kasih kepada penyedia dengan alasan digunakan untuk membayar sisa utang ke penyedia. "Saya juga heran dan bertanya-tanya bahwa, kenapa uang sisa dari pengadaan Sepatu bebek dan lain sebagainya itu sebesar 7juta rupiah di kasih ke Pa Beny Rerebain dengan alasan bahwa bayar utang. Kok bisanya uang sisa dari kegiatan belum di pertanggung jawabkan, malah langsung di pakai seenak mereka," beber Batilmurik. Sedangkan pinjaman utang desa 130juta rupiah yang masih nombok di salah satu pengusahan di Kota Saumlaki, sang Kades terkejut saat menerima dan melihat nota dari pengusaha tersebut juga terselip utang pribadi yang digabunhkan dengan utang desa. "Terkait utang 130juta ini, jujur saya sampai kaget pada terima Nota dari Toko Netral. Kok, selama ini saya sampaikan kepada mereka bahwa setiap kegiatan pada tahun berjalan, apabila ada anggaran sisah harus pergi untuk bayar cicil. Jadi saya pikir dari tahun 2019 sampai sekarang ini pasti sudah lunas padahal malah membengkak jadi 130juta rupiah." Jelasnya. Selain beberapa permasalahan diatas, Batilmurik juga mengatakan bahwa masih banyak lagi permasalahan terkait pengadaan serta penyalahgunaan keungan desa Waturu yang dilakukan oleh Sekdes dan Bendahara tanpa pertanggungjawaban sampai sekarang. "Bukan hanya pengadaan sepatu Bebek dan lainnya, masih banyak masalah lainnya yang mereka tidak mampu dan belum pertanggung jawabkan sampai sekarang. Untuk itu silahkan kepada Dinas terkait maupun APH segera melihat hal-hal seperti ini untuk di tindak lanjuti." Penelusuran problem ini juga dilakukan konfirmasi ke pimpinan wilayah Kecamatan Nirunmas, Gerarci Sarwuna. Saat dimintai waktu untuk memberikan tanggapan terkait permasalahan diatas, dirinya menyampaikan lewat pesan singkat dari WhatsApp: "Terkait dengan tanggung jawab sebagai pemimpin kecamatan boleh-boleh, tapi secara kedinasan laporan secara berjenjang belum disampaikan ke Camat hingga saat ini, kalau belum disampaikan itu berarti masih menjadi urusan desa yg mesti harus terkonfirmasi bukan kecamatan." (AT/tim)Β
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
MTQ Ke-3 Negri Laha 2025 Resmi Dibuka, Wujudkan Generasi Qurani yang Bermartabat
Pemkot Ambon Apresiasi Festival Pelajar Nusantara
Distan Maluku Intens Kembangkan Sektor Peternakan
Logam Rahasia di Batu Akik Kalimantan Hebohkan Para Ilmuwan: Temuan Unik yang Dapat Mengubah Teknologi
Penggerebekan Bukit Duri Siap Tayang Sejak Hari Ini