DPRD Bursel Serahkan Rekomendasi Dua Pansus ke Polres, Dorong Penegakan Hukum oleh APH
βDalam audiensi tersebut, DPRD menyerahkan dua rekomendasi pansus kepada Kapolres Buru Selatan untuk selanjutnya diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku,β ujar Vence Titawael saat diwawancarai di ruang kerjanya di kantor DPRD Buru Selatan, Jumat (13/3/2026). Menurut politisi Partai Golkar itu, setelah rekomendasi diserahkan, proses penanganan sepenuhnya berada dalam kewenangan aparat penegak hukum. DPRD, kata dia, hanya menjalankan fungsi pengawasan dan menyampaikan temuan serta rekomendasi yang dihasilkan dari kerja pansus.
Apabila dalam proses penyelidikan atau penyidikan pihak kepolisian membutuhkan keterangan tambahan maupun dokumen pendukung, DPRD siap memberikan dukungan yang diperlukan. βJika nantinya penyidik membutuhkan klarifikasi atau bukti tambahan, tentu kami siap berkoordinasi. Tetapi untuk proses hukum selanjutnya sudah menjadi kewenangan pihak kepolisian,β jelasnya.
Vence juga menegaskan bahwa DPRD tidak memberikan batas waktu tertentu kepada pihak kepolisian dalam menindaklanjuti rekomendasi tersebut. Hal itu, menurutnya, merupakan ranah independen aparat penegak hukum yang memiliki prosedur dan mekanisme tersendiri dalam menangani setiap laporan atau rekomendasi yang masuk. βTidak ada tenggang waktu yang kami tetapkan.
Lama atau cepatnya proses tentu mengikuti mekanisme hukum yang berlaku di institusi kepolisian,β katanya. Ia berharap rekomendasi pansus tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri secara komprehensif berbagai persoalan yang menjadi temuan DPRD. Sebelumnya, DPRD Buru Selatan membentuk dua pansus untuk melakukan pendalaman terhadap sejumlah kebijakan pemerintah daerah yang menjadi perhatian publik.
Salah satunya terkait kerja sama pemerintah daerah dengan Bank Modern Express, termasuk persoalan pemindahan pembayaran gaji ASN pada beberapa dinas yang menuai polemik. οΏ½ Jejakpos. id Selain itu, Pansus Pendidikan juga melakukan kajian terhadap sejumlah kebijakan di lingkungan Dinas Pendidikan, termasuk proses pengangkatan dan pemberhentian kepala sekolah di tingkat SD dan SMP agar berjalan sesuai aturan perundang-undangan. οΏ½ Orasi Rakyat News Proses kerja kedua pansus tersebut berlangsung selama beberapa bulan dengan mengumpulkan dokumen, melakukan rapat dengar pendapat, serta meminta keterangan dari berbagai pihak sebelum akhirnya merumuskan rekomendasi resmi DPRD. οΏ½ fordatanews. com Vence menegaskan bahwa rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Buru Selatan. Di akhir keterangannya, ia juga mengajak seluruh masyarakat Buru Selatan untuk tetap menjaga keharmonisan sosial dan nilai-nilai persaudaraan di tengah dinamika yang terjadi. Terlebih dalam suasana bulan suci Ramadan, masyarakat diharapkan terus memelihara semangat Kai Wait, saling menghormati dan memperkuat persaudaraan hingga menyambut Hari Raya Idul Fitri dalam suasana damai dan penuh kebersamaan. [Nar'Mar] .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
8 hours ago
Warga Namrole Soroti Hewan Berkeliaran di Halaman Kantor Bupati Bursel
1 day agoRp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
2 days ago
Forsippman Beri 7 Hari, Desak Polres Bursel Usut Dugaan Galian C Ilegal RSUD Namrole
6 days agoRekomendasi Untuk Anda
Ketua TGPP Dituding Arogan, Ini Penjelasan Penjelasan Rahakbauw
Lelau : Samalo Tak Paham Organisasi, Jangan Asal "Ngomong"
SD Negeri 79 Ambon Raih 8 Medali di Ajang Karate CAP Pattimura
Akhirnya Batlayeri Resmi Lapor 17 Anggota DPRD KKT Ke Polres Kepulauan Tanimbar
HIPMI Bursel Laksanakan Raker, Bupati Berharap HIPMI Bantu Tuntaskan Kemiskinan