IQRA Buru Gelar Pembukaan Ujian Skripsi dan Pesantren Kilat
Pembukaan berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru Selatan, dihadiri oleh Asisten III Hadi Longa, Asisten I Ahmad Sahuburua, Sekertaris Yayasan Mahmud Tan, Rektor Iqra Buru Rektor Universitas Iqra Buru Muhammad Sehol, Dekan, Kapolres Buru Selatan AKBP Agung Gumelar, Kordinator Jafar Nurlatu, Ketua DPRD M. Bahta dan Wakil Ketua DPRD La Hamidi, para dosen dan para mahasiswa. Sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten III Hadi Longa menyampaikan bahwa perguruan tinggi merupakan kelanjutan yang diselenggarakan untuk persiapan peserta didik memiliki kemampuan akademis dan profesional.
"Sarjana adalah gelar akademik yang diberikan pada lulusan pendidikan sarjana (S1) untuk mendapat gelar sarjana biasa biasanya butuhkan waktu 4 tahun," jelas Safitri Safitri menyampaikan beberapa pesan, dikatakan, apa yang didapat menamatkan pendidikan di bangku perkuliahan mendapat gelar sarjana tetapi jadi pengangguran di mana-mana. "Kenapa demikian, karena banyak yang berpikir bahwa dengan ijazah sarjana kita akan dapat pekerjaan dengan mudah," ujar Bupati. Bisa dibayangkan berapa banyak universitas di Indonesia dan betapa banyak setiap tahun dari masing-masing Universitas tersebut menamatkan para sarjana.
"Tak terhitung jumlahnya. Begitupula pengangguran yang akan tercipta ," ucap Bupati. Akan tetapi menurut Bupati, sarjana itu tidak dididik bukan untuk mencari lapangan pekerjaan tetapi sarjana itu dididik untuk menciptakan lapangan pekerjaan.
"Kalau semua sarjana di Indonesia di Indonesia memiliki pemikiran seperti itu, otomatis Indonesia akan menjadi negara maju. Bupati berpesan kepada para mahasiswa Iqra Buru Khusus untuk Kelas B Namrole berbuat kebanggaan pada orang tua dengan hasil ujian yang memuaskan. Untuk para peserta pesantren kilat, Bupati juga berharap dapat mengikuti dengan baik dan serius dengan tujuan dari kegiatan pesantren kilat ini.
"Tujuan dari pesantren kilat ini adalah meningkatkan pemahaman , keimanan dan pengamalan mahasiswa tentang ajaran agama Islam sehingga menjadi muslim yang barahklaq," ujar Bupati. (Biro BurseL) .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Warga Namrole Soroti Hewan Berkeliaran di Halaman Kantor Bupati Bursel
14 hours ago
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
1 day ago
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
1 day ago
Forsippman Beri 7 Hari, Desak Polres Bursel Usut Dugaan Galian C Ilegal RSUD Namrole
5 days agoRekomendasi Untuk Anda
Politeknik Negeri Ambon Rayakan Dies Natalis ke-37: Siap Berinovasi untuk Indonesia Emas
Ambon Semarak Rayakan Imlek, Pj Walikota: Perkuat Kebersamaan dan Jadikan Daya Tarik Wisata
Truk Loging Milik Raja Kayu Maluku Hantam Jalan Nasional, Warga Geram!
Gubernur Maluku Hadiri Rakor Kesiapan Pemungutan Suara Pilkada 2020 Yang Dipimpin Mendagri
Spesifikasi KTM 250 EXC-F: Mengapa Motor Ini Buruan Pemuda!