Komisi II DPRD BurseL On The Spot Ke Pasar Namrole Temukan Kasus
"Kunjungan kerja kita hari ini berkaitan hasil keputusan rapat Komisi II dalam rapat kerja bersama dinas terkait (Perindag)," jelas Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Buru Selatan Asriyadi Tomia kepada media ini usai peninjauan di Pasar Namrole, Jumat, 25/10/2024. "Sehingga kami berkesimpulan dari hasil keterangan yang kami minta, kami harus turun ke lapangan (pasar) meninjau langsung berbagai masalah di lapangan," jelas Ketua Komisi II DPRD BurseL Asriyadi Tomia. Diketahui, giat on the spot Komisi II tersebut didampingi Ketua DPRD Madoly Umasangaji selaku Pembina.
Dan anggota komisi lainnya, Basir Solissa, Said Ode, Ari Wally, Tresya Seleky dan, Abd Rahman Souwakil. Lanjut politisi partai Golkar ini mengatakan, hasil dari kunjungan yang mereka lakukan menemukan masalah diantaranya, ketersediaan tempat (konteiner) sampah yang menjadi kebutuhan bagi para pedagang di pasar. "Kedua, kita mengecek kontrak-kontrak antara pengelola dengan pemerintah daerah di pasar.
Setelah kita cek, ternyata ada dua persoalan yang kami dapat dan akan dibahas di komisi," jelas Tomia. Terhadap persoalan tersebut kata Tomia, pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait persoalan tersebut dengan tidak merugikan pihak-pihak (pedagang) yang melaksanakan aktivitas di pasar. Terkait temuan dua persoalan yang dimaksud itu, jelasnya, ada bangunan yang dikontrak oleh pihak kedua, tetapi tidak melaksanakan aktivitas jual beli tetapi mengontraknya kembali ke pihak ketiga.
"Dalam prosedur perda itukan telah menyalahi aturan, nah itu yang akan kami bahas di komisi nanti," ujarnya . Sambung Tomia, kasus kedua yakni, ada bilik milik pedagang masa kontraknya sampai bulan Desember ini juga tidak melakukan aktivitas jual beli. "Kurang lebih tujuh bulan pedagang yang bersangkutan tidak melaksanakan aktivitas jual beli, maka pemerintah daerah dalam hal ini kepala pasar mengambil alih untuk melepasnya (mengontrak) ke pihak lain karena merugikan pemerintah daerah dalam hal pajak retribusi daerah," jelas Tomia.
Terkait dugaan adanya mafia pasar, ucap Ketua DPD Partai Golkar Buru Selatan ini bahwa, jika ada maka pihaknya akan menindaklanjutinya sesuai prosedur hukum yang berlaku di negara ini. (Biro BurseL) .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Kapolres BurseL: Rekomendasi Pansus DRPD Terkait Dana Pendidikan dan Kesehatan Ditangani Kejari Buru
1 hour ago
Polres Bursel Tangani 99 Laporan Polisi Sepanjang 2026, Kasus Kekerasan Anak Jadi Perhatian
5 hours ago
Kapolres BurseL: 18 Saksi Diperiksa dalam Kasus Oli Diduga Palsu, Tersangka LA Tak Ditahan
8 hours ago
Kapolres BurseL Siapkan Bantuan Air Bersih Rutin, Ajak Pemda dan Pemuda Atasi Dampak Kekeringan
23 hours agoRekomendasi Untuk Anda
27 September Pemprov Maluku Gelar Festival Kapitan Jongker di Manipa
KPUD MBD Tetapkan 4064 Dukungan Balon Perseorangan Yang Memenuhi Syarat
Mengaku Suami-Istri, Kades Waturu Siap Dipolisikan