Korban Terseret Gelombang di Ditemukan Meninggal
Salah satu keluarga korban, paman korban kepada media ini mengatakan, korban di temukan tidak jauh dari bibir pantai dan sudah tidak bernyawa lagi. Pantauan media ini, korban langsung digotong oleh masyarakat dan sejumlah aparat kepolisian setempat ke mobil ambulance untuk dilarikan ke rumah sakit, RSUD Namrole. Sebelumnya diberitakan, tiga anak kakak beradik, warga Desa Elfule Kecamatan Namrole Buru Selatan, Maluku, saat bermain di pantai terseret arus gelombang, dua berhasil diselamatkan satu masih dalam pencarian.
Informasi yang diperoleh di tempat kejadian dari salah satu warga setempat Akbar Latbual yang menjadi saksi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 17.40 soreh, Rabu 5/6/2024. βPeristiwa itu sekitar pukul 5 soreh lebih, saya sedang makan. Lalu ada informasi anak tenggelam, saya langsung lari melihat, dan langsung ke pantai menolong,β jelas Akbar Latbual.
Diketahui, Akbar Latbual merupakan warga Desa Waenono dan tinggal di pinggir pantai tempat peristiwa. Lanjut Akbar Latbual, dirinya beberapa warga lain yang mengetahui adanya anak yang tenggelam terbawa gelombang langsung melakukan pertolongan. βSaya mencoba menolong satu anak dan selamat, sedang anak yang satu lagi tidak bisa tertolong, dan ada warga lain menolong yang satu lagi,β jelas Latbual.
Dikatakan, dirinya bersama warga lainnya sudah berusaha menolong satu anak yang terbawa gelombang itu namun tidak bisa. βSaya sudah berusaha berenang, tetapi karena gelombang cukup besar,β ujarnya. Akbar Latbual meminta maaf karena tidak bisa menyelamatkan korban karena faktor cuaca laut yang sedang bergelombang.
Pantauan media ini, masyarakat sekitar pantai dan dari desa tetangga dan pihak kepolisian ikut mencari korban dengan peralatan seadanya. Kondisi pantai sedang air surut dan bergelombang disertai angin. Pencarian dengan speed hingga tengah laut namun belum korban belum ditemukan.
Ketiga korban adalah kakak beradik, dua korban dapat diselamatkan sedangkan satunya tidak dapat diselamatkan. Korban yang hilang itu masih duduk di bangku SMP. Ketiga nama korban belum diketahui identitas mereka.
Hingga berita ini dipublikasikan masih terus dilakukan pencarian oleh orang tua korban dibantu masyarakat dan polisi. (Biro BurseL) .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
PDAM Ambon Berupaya Tingkatkan Pelayanan Asal Masyarakat Jangan Menunggak Tagihan
Pemprov Maluku Kembali Mendapat Opini WTP dari BPK RI
OJK TERBITKAN POJK BARU PERLINDUNGAN KONSUMEN
Festival Jukulele Digelar , Walikota: Antusias Anak-Anak Luar Biasa