Laemeheriwa Minta Bupati Tertibkan Pelaku Pungli Di Kepulauan Romang
Hervi Laimeheriwa, Ketua Pemuda-pemudi desa Hila "Dalam pembuatan surat keterangan sehat adalah wajib untuk masyarakat membuatnya sebagai salah satu syarat untuk berpergian ke pulau lain, tetapi proses pelaksanaan pembuatan surat keterangan sehat dari masyarakat desa jerusu, hila, solath, dan dusun oirlely harus berpergian ke tempatnya di puskesmas jerusu dengan harga pembuatan surat keterangan adalah Rp. 10.000 tapi ada beberapa masyarakat yang mau ke kisar untuk mengambil bantuan PKH ( BANSOS) merasa keberatan terkait dengan akses yang terlalu jauh ke puskesmas jerusu maka akan dilakukan kesepakatan bersama dengan pihak pemerintah desa hila untuk mengambil suatu jalan alternatif dalam halnya meminta bantuan kepada pihak puskesmas jerusu agar bisa melakukan pemeriksaan di desa hila tempat pelabuhan, via telpon (27/6/20). "Kesepakatan antara pemerintah desa hila dengan sebagian masyarakat desa Hila yang mendapatkan bantuan PKH (BANSOS) Dalam kesempatan tersebut tentang Masyarakat wajib pemeriksaan membayar Rp. 30.000(tiga puluh ribu rupiah)/orang untuk dapat mengantongi surat izin dari kesehatan, Total biaya tersebut dirincikan untuk biaya administrasi sebesar Rp 10. 000 (sepuluh ribu rupiah) dan Rp. 20. 000 (dua puluh ribu rupiah) biaya perjalanan ongkos pulang pergi oleh pihak puskesmas jerusu (red-biaya operasional).
"Masyarakat desa se kepulauan Romang terpaksa harus mengikuti sejumlah biaya administrasi tersebut agar dapat mengurus bantuan PKH (BANSOS) mereka juga di kenakan penambahan biaya Rp. 5.000 (lima ribu rupiah) untuk biaya makan minum para pegawai kesehatan yang bertugas" "Kesepakatan tersebut menyebabkan pemerintah desa hila mengundang pihak puskesmas Jerusu untuk datang ke desa Hila agar bisa melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah dinas kepala desa Hila. Hal ini sudah dua kali terjadi pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan di desa Hila dgan harga yang sama. Maka itu ada beberapa masyarakat yang tidak setujui dengan harga yg di tetapkan terlalu mahal mengingat masyrakat sebagian besar adalah miskin sehingga wajar kalau Masyarakat merasa keberatan terhadap kebijakan ini"tegas Hervi "Terkait dengan hal tersebut maka kebijakan untuk mensejaterahkan rakyat tidak tepat, karena keperluan rakyat untuk berpergian ke pulau kisar mengambil bantuan PKH (BANSOS) untuk memnuhi kebutuhan sehari-hari demi kelangsungan hidup. Apalagi dengan adanya situasi pandemi covid 19 maka masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan, kalau tidak ada pandemi covid 19 mungkin masyarakat mau berpergian itu tidak mengurus surat keterangan sehat dan lain lain sebagainya. Kasian rakyat di perlakukan seperti ini"tegas Laemeheriwa.
Lanjutnya, tindakan pemungutan dari masyarakat untuk biaya transportasi pulang pergi dan makan minum terlalu mahal dan tidak sewajarnya membuat tindakan seperti ini karena itu sudah menjadi tugas dari pemerintah dan pihak kesehatan dalam melayani rakyat secara tulus bukan meminta ibalan jasa , kalaupun pelayanan kesehatan dilakukan di masyarakat itu dengan tulus maka itu bagian dari pelayanan publik "Jangan manfaatkan kesempatan di tengah-tengah situasi pandemi covid 19". Dirinya berharap, Kedepan tidak boleh lagi melakukan pelayanan yang memungut biaya seperti ini karena bagi saya ada yang "menguntungkan dan ada yang merugikan" maka itu diharapkan kepada bapak bupati Maluku Barat Daya dan Dinas Kesehatan MBD serta pihak yang berwenang untuk agar menyikapi hal ini.(AT/Piter Salkery)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
Bank Maluku-Malut Serahkan Bantuan Tempat Sampah Senilai Rp 62 Juta, Dukung Ambon Bebas Sampah Plastik
Gubmal Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi, Yang Dibuka Presiden
Mengatasnamakan Gereja, Kades Waisamu Turun Pimpin Penebangan Tanaman Warga
UNLESA Audiensi dengan Dirjen PPAPT Kemendiktisaintek Bahas Beasiswa ADIK dan KIP Kuliah
Telkomsel - Lookout Hadirkan Solusi Keamanan bagi Para Pelaku Bisnis dan Pelanggannya