Pj Walikota Apresiasi Seluruh Peserta Pesparawi ke- XI Maluku 2025
Perhelatan akbar ini mengusung tema βBernyanyilah bagi Tuhan sebagai orang yang diselamatkanβ (Kisah Para Rasul 16:25-29) dengan subtema βMelalui Pesparawi XI Provinsi Maluku kita tingkatkan ketahanan iman menghadapi perubahan zaman.β Ketua Panitia Pesparawi XI Maluku, Robby Sapulette, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa, mempererat kebersamaan, serta mengembangkan kreativitas seni dan budaya dalam peribadahan umat Kristiani. Selain itu, ajang ini menjadi wadah seleksi bagi kontingen Maluku yang akan berkompetisi di Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat pada 2025. Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Ambon, Dominggus Kaya, menyambut hangat seluruh peserta dari sembilan kabupaten dan kota yang turut serta dalam kompetisi ini.
Ia menegaskan bahwa Pesparawi bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antarumat beragama. "Kita bersyukur bersama, bahwa dalam kondisi cuaca dan travel warning yang dikeluarkan oleh BMKG, ternyata tangan Tuhan tidak pernah berhenti memelihara umat-Nya yang mau sungguh-sungguh datang berkumpul dan memuji nama-Nya," ujarnya penuh haru. Lebih lanjut, Wali Kota berharap agar ajang ini dapat menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kecintaan terhadap seni paduan suara gerejawi serta memperkokoh semangat persatuan dalam keberagaman.
"Saya berharap lewat Pesparawi ini, hubungan baik akan terus melekat pada seluruh kontingen, baik saat ini maupun di masa yang akan datang. Mari jadikan Pesparawi sebagai momentum untuk semakin menguatkan persaudaraan serta mempersembahkan pujian terbaik bagi Tuhan," tutupnya. Seluruh perlombaan berlangsung di Gedung Taman Budaya Karang Panjang, Ambon.
Setelah acara pembukaan, kompetisi dibuka dengan kategori musik pop gereja, vocal grup, paduan suara wanita, dan paduan suara pria. Dengan semangat kebersamaan dan keimanan yang kuat, Pesparawi XI Maluku 2025 diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya meningkatkan kualitas seni dan budaya gerejawi, tetapi juga menjadi simbol persatuan bagi seluruh umat Kristiani di Maluku.
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda