Rombak Birokrasi, Sejumlah Nama Suda Dikantongi
Bocoran perombakan ini dari orang terdekat bupati, ada sejumlah nama telah dikantongi oleh Bupati dan Wakil Bupati untuk nantinya mengisi posisi jabatan, baik pada Eselon II, III dan IV, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Merespon hal itu, akademisi dan pengamat politik Maluku dari Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Amir Kotarumalos menyampaikan bahwa reformasi birokrasi perlu dilakukan, dalam rangka penyegaran birokrasi. Dalam penyegaran ini, tentunya yang tidak kompeten, produktif dan loyal harus dievaluasi oleh pasangan ini.
Kotarumalus mengungkapkan, dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel Pemkab akan mendorong penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah secara baik. Penerapan akuntabilitas kinerja daerah secara baik dapat mencegah potensi pemborosan dan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran. Saat ini kata Dia, kemajuan teknologi yang begitu cepat juga menuntut birokrasi beradaptasi dengan cepat pula.
Pemerintah, baik pusat maupun daerah, telah menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik yakni penerapan SIPD. SIPD adalah suatu sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi untuk bahan pengambilan keputusan dan kebijakan, membangun basis data terpadu yang terintegrasi dari tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional secara elektronik. Sehingga digitalisasi birokrasi sudah harus dipersiapkan agar pelayanan-pelayanan kepada masyarakat dirancang lebih mudah dan cepat melalui instrumen digital.
βPada masa pandemi Covid-19 ini ASN harus tetap produktif meski diberlakukan penyesuaian sistem kerja dengan bekerja dari rumah (work from home) maupun di kantor (work from office),β jelasnya. Dengan demikian, birokrasi pemerintah dapat beradaptasi dengan penyesuaian sistem kerja yang terhubung secara digital, sehingga mewujudkan birokrasi yang lincah dan cepat mengambil keputusan dalam melayani masyarakat. Digitalisasi birokrasi, tentunya tidak luput dari peran ASN sebagai penggerak birokrasi.
Menurut Kotarumalus, kualitas ASN juga harus ditingkatkan sehingga dapat secara paralel mendorong kualitas birokrasi dan dapat bersaing di era global dan revolusi industri saat ini. βKualitas kinerja ASN sangat ditunjang oleh kemampuan manajerial, kompetensi bidang kerja dan kearifan sosio-kultural dari seorang pimpinan dinas dan badan,β sebutnya. (Biro Bursel)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
2 hours ago
Warga Namrole Soroti Hewan Berkeliaran di Halaman Kantor Bupati Bursel
1 day agoRp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
2 days ago
Forsippman Beri 7 Hari, Desak Polres Bursel Usut Dugaan Galian C Ilegal RSUD Namrole
6 days agoRekomendasi Untuk Anda
Kembalikan 3 Dati Milik Negeri Urimessing, Alfons Berjuang Bukan Untuk Pribadi
DPRD Maluku Bakal Surati Mendagri, Minta Anulir Pelantikan Pejabat oleh Gubernur Maluku
DPRD Dukung Polisi Ringkus Provokator Insiden Wakal-HituΒ
Penjualan Pulau Nustual desa Lermatang Mengalami Perbincangan Sengit
Pemkot Ambon Gelar Apel Pagi, Gaungkan Toleransi dan Opini BPK