STIESA Gandeng Loka POM Kepulauan Tanimbar Mengembangkan Produk Turunan Udang Dan Proses Izin Edar Melalui Pemdes Wermatang
Dari sektor perikanan desa ini dikenal sebagai desa dengan potensi penghasil udang terbanyak di Tanimbar. Pada musim panen rakyat setempat bisa melakukan panen 100 kg hingga ton/hari. Sumber daya tersebut mulai kelihatan masa produksinya kearah ekonomi kreatif dengan pengolaan udang menjadi beberapa produk turunan diantaranya Nuget, Bakso dan kerupuk yang diprakarsai oleh mahasiswa KKN tematik STIESA 2022 di desa Wermatang belum lama ini.
Sejumlah produk tersebut mulai memasuki pasaran dengan sistem door to door karena belum mengantongi izin Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan (B-POM) Sehingga produk udang (red-Nuget, Bakso dan Kerupuk) dapat memasuki pasaran baik Lokal maupun Nasional. Pihak STIESA pun merespon dengan pencanangan kegiatan tersebut sehingga STIESA melalui Waki Ketua III Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama Piter Titirloloby, S. Pd., M.
Pd. Melaluikoodinasi bersama Kepala Loka POM Kepulauan Tanimbar Stefanus Simon Sesa, SH (11/02/2022). Kepala Loka POM bersama TIM menghadiri kegiatan sosialisasi terkait pencanangan dan proses mendapatkan izin edar.
Kegiatan sosialisasi tersebut tersebut di moderatori oleh Mihel Tuatfaru, SE., MM kegiatan tersebut terlaksana pada Gedung Balai Desa Wermatang yang di hadir oleh pemdes Wermatang ,15 orang Dasawisma dan Mahasiswa KKN tematik STIESA. Pelaksanaan kegiatan tersebut tetap memberlakukan Protokol Kesehatan Covid 19. Benjamin Layan, SE kepala desa Wermatang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah desa selalu mendorong kegiatan sentra pemberdayaan bagi masyarakat, Wermatang (12/02/2022).
"Sudah saatnya kita mendorong UMKM dengan mengembangkan sumber daya alam (SDA). Kita akan fokus dan mendorong peningkatan sumber daya manusia untuk mengelolah sumber daya alam. Banyak desa yang gagal untuk menjalankan kegiatan pemberdayaan disebabkan masyarakat belum di edukasi dengan baik tentang tata cara pemberdayaan berbasis produk lokal.
Sigit mengapresiasi rasa produk nuget, saya sudah rasa produk nugetnya memang rasa enak. Kami pasti akan berupayah melakukan pendampingan secara kontinyu hingga pengurusan izin sesuai dengan mekanisme. Dirinya turut mengapresiasi mahasiswa KKN tematik STIESA 2022 serta berharap STIESA dapat menjadikan desa Wermatang sebagai pangakalan Ekonomi.
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh beberapa Narasumber yakni Bpk. Stepanus Simon Sesa, SH dan Bpk. Muhamad Nur Sigit Harianto, S.
TP terkait proses dan pengurusan perizinan dengan materi "Mari Kenali Frozen Food" sesuai dengan produk yang dihasilkan oleh masyarakat Wermatang. Tentu udang memiliki protein yang tinggi sehingga perlu dikelolah dengan baik. Terpenting adalah benar-benar dipastikan waktu kadaluarsa dan kemasan produknya.
"Sigit mengapresiasi rasa produk nuget, saya sudah rasa produk nugetnya memang rasa enak" Sementara Ibu Verly Sairmaly, SE., M. Si akademisi pada Ekonomi pembangunan memberikan motivasi bagi masyarakat tentang perencanaan dan hingga produksi produk lokal Wermatang, dirinya menyampaikan bahwa dengan adanya pendampingan oleh pihak Loka Pengawasan Obat dan makanan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. "Untuk penjualan produk benar-benar harus dipastikan kualitas produk untuk mencapai pasaran nantinya" Saat diedarkan dipasaran maka perlu diintefikasi benar tentang pasokan kebutuhan bahan maupun kebutuhan konsumen,(AT/Paet)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
3 weeks ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
3 weeks ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
3 weeks ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
3 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
SOKSI Ambon Gelar Muscab Ke-24, Tegaskan Komitmen Bersinergi dengan Pemerintah Majukan Kota
Sangkala : Harga Beras Naik, Pemda Didesak Lakukan Operasi Pasar
14 Dari 22 Negeri Adat di Ambon Sudah Miliki KPN Definitif
Bumdes Kamlanglale Bursel Memiliki Logo Air Sehat Kai Wait dan Halal
Lelau : Kader Hanura Siap Ikut PAW