Usai Dilantik, Ketua GMNI Maluku Tekankan Urgensi Kaderisasi Ideologis
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 244/SK/DPP. GMNI/V/2025, kepengurusan DPD GMNI Maluku menempatkan Alberthus Y. R.
Pormes sebagai Ketua, didampingi John Lenon Solisa sebagai Sekretaris, serta Wiwin Mahmia Ohoibor sebagai Bendahara. Dalam pidato usai pelantikan, Ketua DPD GMNI Maluku Alberthus Pormes menegaskan pentingnya kaderisasi sebagai fondasi utama organisasi. Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan KTM tahun ini menjadi momentum kebangkitan kembali proses pengkaderan yang sempat terhenti sejak 2017.
βPelaksanaan KTM ini berlangsung pada 28 hingga 30 April 2026. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat basis keilmuan, wawasan kebangsaan, serta membentuk karakter kader yang berwatak nasionalis Soekarnois,β ujarnya. Menurut Pormes, kaderisasi tidak hanya berorientasi pada penguatan intelektual, tetapi juga pembentukan jiwa kepemimpinan dan semangat kewirausahaan kader.
Ia menilai, proses ini penting untuk memastikan keberlanjutan organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai ideologis yang menjadi pijakan utama GMNI. Ia juga memaparkan bahwa KTM tahun ini merupakan pelaksanaan keempat sejak GMNI hadir di Maluku pada 1959. Rangkaian kaderisasi sebelumnya masing-masing digelar pada 2011 di Maluku Tenggara, 2014 di Ambon, serta 2017 di bawah kepemimpinan Korda GMNI Maluku saat itu.
Lebih lanjut, Pormes menyampaikan kritik konstruktif kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI agar melakukan pembaruan sistem kaderisasi secara nasional. Ia mendorong agar penyusunan modul kaderisasi dilakukan dengan pendekatan partisipatif dari bawah. βDPD GMNI Maluku meminta agar perumusan modul kaderisasi nasional dilakukan melalui pendekatan bottom-up, misalnya lewat lokakarya nasional, sehingga lebih aspiratif dan akomodatif,β tegasnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting guna memperkaya khazanah keilmuan GMNI secara nasional yang tetap adaptif terhadap dinamika zaman, namun tidak tercerabut dari akar ideologi Marhaenisme dan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945 yang diajarkan Soekarno. Kegiatan Kaderisasi Tingkat Menengah GMNI Maluku dijadwalkan berlangsung selama empat hari di Ambon, dengan melibatkan ratusan kader dari berbagai cabang se-Maluku. (*) .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Basarnas Ambon dan Resort Space Island Jajaki Pembentukan Kampung Rescue
3 weeks ago
Hari Lansia Nasional, Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
4 months ago
Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Persatuan, Ambon Diajak Tunjukan Sportivitas Kepada Dunia
4 months ago
Ambon Bersih Dimulai dari Warga, BNI Serahkan 10 TPS untuk Kota Sehat
4 months agoRekomendasi Untuk Anda
Komisi II Bakal Gelar Rapat Evaluasi Bersama
Penerapan GRC Bukan Sekadar Pemenuhan Regulasi, Wujud Kesadaran Insan Jasa Raharja
Evaluasi Kelembagaan, Wali Kota Ambon Tekankan Organisasi OPD Harus Efektif dan Tak Tumpang Tindih
Golkar Ambon Tegaskan Soliditas di Bawah PLT Ely Toisutta, Fokus Konsolidasi dan Target Kemenangan
Bersama Pemerintah, PLN Siap Atasi Persoalan Tanaman Mangrove di PLTD Poka