Warga Bursel Meninggal Karena Penyakit Bawaan, Bukan Covid-19
"Ayah saya itu meninggal karena ada penyakit bawaan karena sudah tua, tidak benar karena Covid-19,'" ucapnya. Dikatakan lanjut bahwa, pemberitaan bahwa ayahnya positif hasil rapit antigen dan meninggal, bukan berarti positif Covid-19. Tegasnya, tetapi karena faktor usia dan adanya penyakit bawaan yang dimiliki oleh almarhum ayahnya.
"Masyarakat di desa saya beranggapan ayah saya meninggal karena Covid-19, padahal tidak, tetapi karena usia dan penyakit bawaan," ulanginya. Ditandaskan bahwa pihak keluarga sangat menyesali dan merasa di rugikan dengan informasi yang berkembang di desanya bahwa almarhum meninggal karena virus covid-19. "Informasi yang berkembang saat ini di desa OKI Baru bahwa almarhum meninggal karena Covid-19, padahal tidak," ujar.
Dikatakan lagi, walaupun pihak keluarga suda menjelaskan kepada masyarakat bahwa almarhum meninggal karena penyakit lain, penyakit bawaan, namun anggapan masyarakat lain, itu yang sangat di sesali pihak keluarga. (Biro Bursel)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Rp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
13 hours ago
Warga Namrole Soroti Hewan Berkeliaran di Halaman Kantor Bupati Bursel
2 days agoRp800 Ribu vs Rp65 Ribu per Meter, Ganti Rugi Tanah 1.950 MΒ² di Bursel Dipertanyakan
2 days ago
Forsippman Beri 7 Hari, Desak Polres Bursel Usut Dugaan Galian C Ilegal RSUD Namrole
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
LPKA Ambon Perkuat Komitmen sebagai Lembaga Ramah Anak Melalui Pengukuran Standar LPKRA
Tiga Sertifikat Diserahkan BPN Maluku Ke Pemerintah Kota Ambon