Ambontoday.com, Ambon.- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di seluruh Indonesia secara serentak menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Bakti PUPR ke-80 pada Selasa (3/12/2025).
Di Provinsi Maluku, pelaksanaan upacara dipusatkan di halaman Kantor Satker PJN Wilayah I Maluku, dengan mengusung tema bersama “Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Upacara tersebut dihadiri seluruh unsur pimpinan dan staf BPJN Maluku dan Balai Wilayah Sungai (BWS).
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Dr. Ir. Yana Astuti,ST., MT dalam amanatnya menyampaikan, Hari Bakti PUPR bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi refleksi terhadap jati diri insan PUPR sebagai garda pembangunan bangsa.
“Belajar dari pengorbanan 7 Pegawai PU yang mempertahankan gedung Sate dalam peristiwa tempo dulu dan menjadi cikal bakal peringatan Hari Bhakti PU, walaupun hanya pegawai biasa namun memiliki keberanian luar biasa.
Mereka tidak hanya mempertahankan bangunan fisik, tetapi juga menjaga harga diri dan jiwa bangsa meski nyawa menjadi taruhannya,” ujar Yana.
Dikatakan, nilai pengorbanan tersebut menjadi pondasi lahirnya Sapta Bakti Insan PU, yakni tujuh pesan penting yang menjadi pedoman etos kerja dalam pembangunan infrastruktur.
Tujuh pesan tersebut meliputi:
1. Memperkuat value dasar Kementerian PU bekerja lebih keras, cepat, dan cerdas.
2. Menjaga integritas sebagai marwah institusi.
3. Menjalankan tugas dengan empati karena setiap pekerjaan berdampak langsung bagi rakyat.
4. Membangun infrastruktur berkeadilan hingga ke desa terpencil, pesisir, dan perbatasan.
5. Mengutamakan keselamatan, kualitas, dan akuntabilitas setiap proyek.
6. Melakukan inovasi menuju sasaran PU-608, termasuk teknologi dan metode baru.
7. Memelihara semangat pengabdian sebagai standar tertinggi insan PU.
Sasaran PU-608, yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi layanan publik, menurunkan kemiskinan mendekati 0%, dan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8% pada 2029, disebut sebagai kontribusi nyata Kementerian PUPR menuju Indonesia Emas 2045.
Dirinya juga memaparkan sejumlah capaian Kementerian PUPR sepanjang satu tahun Kabinet Merah Putih, meliputi:
1. Sumber Daya Air diantaranya Pembangunan dan rehabilitasi irigasi, Penyelesaian bendungan yang sedang berjalan, serta Implementasi Inpres 2/2025 dan Inpres 14/2025, termasuk dukungan kawasan swasembada di Papua Selatan.
2. Bina Marga diantaranya Pembangunan jalan baru, peningkatan kapasitas, duplikasi jembatan, Penanganan jalan daerah melalui Inpres 11/2025, serta Penguatan jaringan jalan kawasan swasembada di Papua Selatan.
3. Cipta Karya diantaranya Pengembangan sistem air minum, sanitasi, persampahan, dan Penguatan layanan permukiman di berbagai daerah.
4. Prasarana Strategis diantaranya Rehabilitasi kampus, pasar, dan fasilitas olahraga, Revitalisasi sekolah keagamaan (Inpres 7/2025) dan pembangunan sekolah rakyat (Inpres 8/2025), serta Dukungan infrastruktur Program Makanan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
5. Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Mendorong masyarakat terlibat dalam pembangunan irigasi, air minum, sanitasi, hingga pengembangan sosial-ekonomi melalui program padat karya tunai.
6. Penguatan Non-Teknis Perbaikan tata kelola, Pengawasan internal berbasis pencegahan, Peningkatan kompetensi SDM, Skema pembiayaan alternatif, dan Akselerasi digitalisasi layanan.
“Semua capaian ini adalah kerja kolektif seluruh insan PU dari pusat hingga daerah.
Kita semua juga mesti meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi intensitas hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan banjir dan longsor, terutama menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” kata Yana. (AT)





















