Cegah Sampah Plastik Masuk Teluk Ambon, Pemkot Pasang Jaring di Tiga Sungai

Spread the love

Ambon today.com_Ambon — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bekerja sama dengan PT Million Limbah Ambon memasang jaring penahan sampah di sejumlah sungai sebagai langkah preventif untuk mencegah sampah plastik masuk ke Teluk Ambon.

Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si, mengatakan pemasangan jaring dilakukan karena selama ini banyak sampah dari sungai langsung bermuara ke teluk dan mencemari laut. Kondisi tersebut terlihat jelas saat Pemkot Ambon bersama para pemangku kepentingan melakukan aksi pembersihan massal di Teluk Ambon beberapa waktu lalu.

“Kita ingin menghalangi sampah dari sungai-sungai di Kota Ambon supaya tidak masuk ke Teluk Ambon,” kata Wattimena saat diwawancarai di Gereja Maranatha Kota Ambon, Senin (16/12/2025).

Pada tahun 2025, jaring penahan sampah telah dipasang di tiga titik sungai, yakni Sungai Waeheru di Desa Waeheru, Sungai Waeruhu di Galala, Hative Kecil, serta Sungai Waetomu yang mengalir dari kawasan Skip menuju PU.

Wattimena menyebutkan, pada tahun depan Pemkot Ambon menargetkan pemasangan jaring penahan sampah di seluruh sungai yang ada di wilayah Kota Ambon. Meski demikian, ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan solusi utama dalam penanganan persoalan sampah.

“Ini bukan solusi jangka panjang. Ini hanya tindakan preventif supaya sampah tidak masuk ke teluk,” tegasnya.

Menurut Wattimena, solusi utama terletak pada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, parit, dan laut. Ia juga mengimbau warga di kawasan pesisir agar tidak lagi menjadikan laut sebagai tempat pembuangan sampah.

“Ambon bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kalau lingkungan bersih, Ambon bersih, kita semua sehat dan laut tetap terjaga,” ujarnya.

Ia berharap pemasangan jaring penahan sampah dapat menjadi pengingat bersama bahwa menjaga kebersihan Teluk Ambon merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.

Baca Juga  Bodewin : Keamanan dan Ketertiban Tangung Jawab Bersama

Sementara itu, di sela kegiatan tersebut, Wali Kota Ambon juga memastikan kesiapan Pemkot dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Ia menegaskan bahwa stok bahan kebutuhan pokok di Kota Ambon dalam kondisi aman.

“Hasil rapat koordinasi dengan seluruh pihak, termasuk distributor, menunjukkan bahwa ketersediaan sembako aman hingga enam bulan ke depan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan, Wakil Wali Kota Ambon bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan melakukan inspeksi langsung ke distributor mulai pekan depan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok, mencegah permainan harga, serta mengawasi rantai pasok agar tidak memberatkan masyarakat.

“Kalaupun ada kenaikan harga karena permintaan meningkat, kita pastikan tidak memberatkan masyarakat,” pungkas Wattimena.( o.l )

Berita Terkini