Dari Jazirah Al-Mulk, Ambon Suarakan Dukungan untuk Palestina

Spread the love


Dari Jazirah Al-Mulk, Ambon Suarakan Dukungan untuk Palestina

Ambontoday.com – Ambon – Di bawah langit biru Kota Ambon, tempat Teluk yang indah berpelukan dengan Jembatan Merah Putih dan Gunung Sirimau yang gagah berdiri, ratusan warga berkumpul di Masjid Raya Al-Fatah, Sabtu (20/9/2025).

Dari rumah ibadah terbesar di Maluku itu, gema takbir membelah udara, mengiringi langkah kaki dalam Pawai Akbar Bela Palestina yang digelar untuk memperingati Milad ke-48 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Maluku.

Pawai akbar ini bukan sekadar arak-arakan, tetapi sebuah seruan solidaritas. Berbagai komunitas, ormas Islam, organisasi kepemudaan, remaja masjid, majelis taklim, sekolah, hingga TPQ se-Kota Ambon tumpah ruah menyatu dalam barisan panjang yang bergerak menembus jalan-jalan utama kota.

Tema yang mereka usung berbunyi lantang: “Dari Bumi Jazirah Al-Mulk untuk Palestina.”

Doa bersama untuk keselamatan rakyat Palestina membuka rangkaian kegiatan, dilanjutkan dengan pekikan takbir yang dipimpin Ketua DPW LDII Maluku, Ustaz Jamaludin Wabula.

Dari situ, langkah-langkah penuh keyakinan mulai bergerak meninggalkan halaman masjid.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Maluku, M. Rusydi Latuconsina, yang hadir mewakili Kepala Kanwil, menegaskan pawai akbar ini merupakan bukti nyata persaudaraan Maluku untuk Palestina.

> “Hari ini, melalui pawai akbar, kita tidak hanya memperkuat persaudaraan di Maluku, tetapi juga mengirim pesan ke dunia bahwa rakyat Indonesia, khususnya Maluku, berdiri teguh mendukung kemerdekaan Palestina,” ujarnya penuh semangat.

Dalam orasinya, Ketua DPW BKPRMI Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar, mengecam agresi Israel di Gaza yang telah menelan puluhan ribu korban jiwa. Ia menegaskan tindakan itu tak dapat dibenarkan secara hukum, moral, maupun politik.

Baca Juga  Pattiwaelapia : Juli 2023, Kota Ambon dan Tual Alami Deflasi, Ini Penjelasannya!

> “Blokade kemanusiaan yang masih berlangsung adalah luka besar bagi dunia. Kita tidak boleh diam,” serunya.

Ilham juga menyinggung dukungan mayoritas negara anggota PBB terhadap Deklarasi New York pada 12 September 2025 yang menegaskan langkah menuju Palestina merdeka.

Ia berharap dukungan tersebut segera diwujudkan, agar Palestina benar-benar berdiri sebagai negara berdaulat.

Dalam kesempatan itu, BKPRMI Maluku membacakan 10 poin pernyataan sikap. Mereka menyerukan gencatan senjata permanen, mendesak PBB menjatuhkan sanksi terhadap Israel, mendorong pengiriman pasukan perdamaian internasional, dan mengajak umat Islam dunia bersatu menolak rencana aneksasi Israel.

Pawai yang dimulai dari Masjid Raya Al-Fatah lalu menelusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Ambon, sebelum kembali berakhir di halaman masjid.

Sepanjang perjalanan, bendera Palestina berkibar di tangan peserta, spanduk-seruan solidaritas terbentang, dan suara takbir menggema, seakan menyatu dengan desiran angin Teluk Ambon.

Dari Jazirah Al-Mulk, Maluku mengirim pesan: ada cinta, ada doa, dan ada dukungan yang tak pernah padam untuk Palestina.

[Nar’Mar]
.

Berita Terkini