Saumlaki, Ambontoday.com – pasca dikeluarkannya surat pelaksana harian (PLH) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SK nomor: 800.1.31/297/SPPH/2024 tertanggal 30/12/2024. Menimbulkan banyak presepsi dari segala kalangan tabgvada di Kabupaten bertajuk Duan Lolat itu.
Pergantian atau pergeseran mendadak ini menimbulkan banyak dugaan dari tindakan Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar Alwiyah Fadlun Alaydrus yang selalu melakukan pertemuan dengan pengusaha tajir di Tanimbar Agus Tidorus, besar dugaan dalam pertemuan antara Alaydrus dan Tidorus membahas UP3 milik Tidorus yang imbasnya ke PJ. Sekda James Ronald Watumlawar harus di ganti.
“Memang benar pak Watumlawar sementara sakit dan dirawat tapi kan ada Asisten Setda yang dapat membantu memperlancar segala kebutuhan burokrasi yang ada, kok kenapa harus ada PLH Sekda, ada apa ini, apa ada persengkokolan untuk menghancurkan Daerah ini ya karena kekuasaan,” ungkap Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Lelemuku Saumlaki (Unlesa) Lamberth Tatang kepada ambontoday.com Rabu, (8/1/2025) di Kediamannya.
Dikatakan juga, kemungkinan besar banyak skenario yang merugikan Daerah bahkan seluruh ASN di bumi Duan Lolat ini yang mau dibuat oleh PJ. Bupati selalu digagalkan oleh PJ. Sekda sehingga terjadinya penerbitan SK PLH.
“Ini tindakan yang menghancurkan hubungan baik sesama sahabat dalam tugas sebagai ASN maupun hubungan Duan dan Lolat antara pa Watumlawar dan pa Moriolkossu, sungguh ridkan skenario ini,” heran Tatang.
Ketika persoalan ini semakin memanas di perbincangkan pada sosial media maupun di berbagai kalangan, maka pihak redaksi menghubungi PJ. Sekda RW sapaan akrab untuk beliau, dirinya mengatakan, pihaknya sementara berada di Ambon dan Hari ini tiba di Saumlaki.
“Saya Rabu (Hari ini-red) tiba di Saumlaki dan langsung berkantor,” singkat Watumlawar. (AT/tim)



















