Kapal Basarnas Evakuasi 3 Nelayan Desa Hatu yang Alami Lakalaut

Spread the love

Ambontoday.com, Ambon.- Pergi mencari ikan di laut 3 Nelayan alami mati mesin dan terombang ambing di sekitar perairan Desa Hukurila. Ketiga nelayan tersebut berasal dari Desa Hatu.

Demikian update terkini kejadian Kecelakaan Laut (Lakalaut) yang diterima media ini dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah kepada media ini, Minggu 14 Desember 2025.

‎Menurutnya, informasi kecelakaan laut tersebut diperoleh berdasarkan laporan Benhard (keluarga Korban) pada sabtu 13 Desember 2025, pukul: 21.25 WIT.

‎Lokasi Kejadian di perairan Desa Hukurila (Kota Ambon) dengan koordinat : LKK   3°45’0.00″S 128°14’39.60″E, Jarak dari Pelabuhan BRIN Ambon ke LKK ± 22,19 NM. Heading 155.7° arah tenggara dari pelabuhan BRIN Ambon menggunakan Google earth.

‎”Adapun kronologis Kejadian yakni Pada tanggal 13 Desember 2025 Pkl. 07.10 WIT 3 (Tiga) orang nelayan pergi mencari ikan di perairan P. Haruku Kab Maluku Tengah, Pada pukul 18.00 WIT pada saat perjalanan kembali ke Desa Hatu mengalami mati mesin di sekitar perairan Desa Hukurila (Kota Ambon) dan memohon bantuan SAR.

Setelah menerima informasi kejadian Lakalaut, pada pukul 23.15 WIT KN SAR Bharata tiba di LKK dan melaksanakan pencarian, mendapatkan informasi nelayan setempat telah menemukan korban pada koordinat  3°45’5.10″S, 128°13’30.54″E dengan jarak  ± 1 NM, heading 265.82° arah barat dari LKK dan selanjutnya nelayan yang menemukan mengantar korban ke kapal Bharata untuk dibawa kembali ke Pelabuhan Tulehu.

Pada tanggal 14 Desember 2025 Pkl 02.35 WIT, KN SAR Bharata tiba di Pelabuhan Tulehu dan menyerahkan korban ke pihak keluarga dalam keadaan selamat,selanjutnya KN SAR Bharata bermalam di Pelabuhan Tulehu dan akan kembali ke Pelabuhan BRIN Ambon pada hari minggu tanggal 14 Desember 2025, Sehubungan dengan telah di evakuasinya 3 (Tiga) orang korban dalam keadaan selamat maka Ops SAR dinyatakan selesai dan di usulkan untuk di tutup, kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masings dengan ucapkan terima kasih,” jelas Arafah.

Baca Juga  Terima Pengembalian Dati Negeri, Pemneg Urimessing Puji dan Minta Dukungan Keluarga Alfons

Dikatakan, Ketiga nelayan tersebut masing-masing Wilyam (38/L), Brian (35/L), dan Yanli (30/L).  Unsur SAR Terlibat ABK KN SAR Bharata 11 Orang, dan Masyarakat 6 Orang.

Alut dan Palsar yang digunakan dalam pencarian yakni KN SAR Bharata 1 Unit, Long Boat 2 Unit. (AT)

Berita Terkini