Ambontoday.com
– Ribuan pemudik telah dikembalikan ke Jakarta dari Surabaya oleh TNI AL. Mereka sampai di Dermaga Kolinlamil (Komando Lintas Laut Militer), Tanjung Priok, Jakarta Utara pada hari Senin sore (7/4).
Para pemudik kembali ke Jakarta menggunakan program mudik gratis yang diselenggarakan oleh TNI AL melalui KRI Banjarmasin.
Panglima Kolinlamil Laksamana Muda TNI Hudiarto Krisno Utomo menyebutkan bahwa program perjalanan mudik tanpa biaya yang diselenggarakan oleh TNI AL tak semata-mata memakai KRI Banjarmasin-592 untuk rute pelayaran dari Jakarta ke Semarang hingga Surabaya serta arah sebaliknya. Program ini juga diterapkan di banyak wilayah di seluruh nusantara, lebih spesifik lagi pada kepulaun terpencil yang ada di bagian luar negeri kita.
“Migrasi gratis ini pun diterapkan di sejumlah area oleh LANTAMAL-LANTAMAL, khususnya di tempat-tempat pulau yang belum memiliki layanan feri. Selain itu, kita juga mempunyai kapal-kapal milik Republik Indonesia yang sedang beroperasi dan berselancar dalam zona tersebut, memberikan bantuan kepada warga untuk melakukan migrasi atau arus balik,” jelas Krisno ketika dimintai komentar oleh wartawan.
Pentolan jenderal berbintang dua TNI AL tersebut menegaskan bahwa semua operasi angkutan gratis melalui kapal militer telah dilakukan tanpa hambatan. Semua penumpang serta personel Angkatan Laut yang sampai di tempat tujuan mereka masing-masing dinyatakan sehat dan selamat. Untuk rute khusus Surabaya-Semarang-Jakarta, secara keseluruhan ada 1.495 migran bersama dengan 359 unit kendaraan roda dua yang berhasil dikirim pada masa arus balik.
“Semua penumpang serta semua personel dalam kondisi baik, dan Insya Allah kami akan bertemu lagi pada perjalanan pulang gratis berikutnya di Bulan Ramadhan tahun depan,” jelasnya.
Krisno mengakui bahwa ide mudik dan kembali secara cuma-cuma melalui kapal perang sangat populer. Ini terbukti dari fakta bahwa pemesanan untuk layanan ini cepat sekali mencapai batas maksimal. Terutama bagi para pemudik awalnya berencana pulang kampung naik sepeda motor, mereka lebih memilih opsi kapal perang demi hindari perjalanan panjang dan melelahkan. Tujuan Angkatan Laut Republik Indonesia menjalankan program mudik tanpa biaya tersebut antara lain juga bertujuan meredam tingkat kejadian kecelakaan.
“Alhamdulillah, 1.495 pemudik yang terdiri dari 359 sepeda motor telah tiba dengan aman selama perjalanan dari Surabaya, Semarang, dan Jakarta. Kami semua anggota TNI AL menyampaikan ucapan selamat datang kembali dan semoga sukses dalam kegiatan mereka. Sampai bertemu pada kesempatan mudik berikutnya,” tambahnya.
Mengamati semangat yang besar dari publik, Angkatan Laut berkomitmen untuk mengadakan program sejenis pada tahun mendatang.




















