Saumlaki, ambontoday.com – Pasca malam pergantian Tahun (31/12/2023) menuju (1/1/2024), seluruh masyarakat di dunia secara serempak merayakan, takluput didesa Keliobar Kecamatan Tanulimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kepada ambontoday.com Ari Oratmangun warga desa keliobar katakan, mabok pada setiap tanggal 1 Januari merupakan suatu tradisi sejak lama dilakoni oleh masyarakat Desa Keliobar
“Ini sudah jadi tradisi setiap tahun, dan tidak bisah hilang atau diubah dalam bentuk kegiatan apapun,” ujar Oratmangun.
Dikatakan juga, tradisi itu, dilakoni setiap tahun namun terkait kamtibmas selalu dijaga didalam desa, tanpa diingatkan atau diberikan hinbawan dari pihak aparat keamanan yang bertugas di desa Keliobar.
“Terkait Kamtibmas selalu terjaga,” singkat Oratmangun.
Lanjut lelaki tiga anak itu, mabuk masal itu melibatkan seluruh ibu-ibu maupun laki-laki selain anak sekolah, dilakukan diberbagai lokasi di seputaran desa keliobar.
Dari peristiwa atau tradisi itu, memberikan hidup persudaraan diantara masyarakat desa, dimana selama setahun tidak pernah ada dalam kebersamaan, yang mana segelas merajut sebuah kesamaan dan persaudaraan itu.
“Sebagai anak Negeri, merasa bangga dan kagum, karena putaran segelas sopi menyatukan semua perbedaan yang ada di desa Keliobar,” banggahnya.
Ari berharap tradisi ini selalu dijaga dan dipelihara untuk selalu menumpuk hubungan kekeluargaan dan persaudaraan di dalam Desa. (AT/IT)



















