Mati Mesin di Laut, Pos SAR Banda Evakuasi Amin dengan Selamat

Spread the love

‎Ambontoday.com, Ambon.- Warga Desa Salamon, Banda Besar, Kabupaten Maluku Tengah, atas Nama Amin (34/L) mengalami kecelakaan laut (Lakalaut) akibat mati mesin di sekitar perairan Desa Salamon.

‎‎Beruntung berkat kesigapan Pos SAR Banda, pencarian pun dilakukan dan Amin berhasil di evakuasi dalam keadaan selamat.

‎‎Demikian update kejadian Lakalaut yang diterima media ini dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah, pada Rabu 7 Januari 2026.

‎Menurutnya, laporan terkait kejadian Lakalaut ini diterima dari Rusli (keluarga korban) pada 08:15 Wit.

‎‎Sesuai laporan yang diterima, pada Selasa 6 Januari 2026, Amin pergi melaut pada pukul 12:00 Wit menggunakan perahu ketinting, namun sampai hari Rabu 7 Januari dirinya tak kunjung pulang, warga desa setempat juga sudah berupaya melakukan pencarian namun hasilnya nihil.

‎‎”Setelah warga melakukan pencarian namun hasilnya nihil, pada Rabu 7 Januari Kansar (kantor SAR) Ambon menerima laporan dari salah satu keluarga korban atas nama Pak Rusli.

‎Sesuai laporan maka Lokasi kejadian yakni, di Perairan Desa Salamon Banda Besar LKK : 4°33’25.78″S – 129°59’2.80″, Jarak dari Pos SAR Banda ke LKK ± 7,94 NM dengan heading 107° arah Timur dari Pos SAR Banda menggunakan Google earth,” jelas Arafah.

‎‎Setelah mendapat laporan, lanjut KakanSAR Ambon, operasi pelaksanaan SAR dilakukan Pada Tanggal 07 Januari 2026 Pkl. 09.45 WIT. Selang beberapa waktu KKP Ambon menerima info dari Korpos Banda bahwa korban telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan Pada Koordinat 4°38’19.59″S, 130°2’16.80″E Jarak dari LKK ke Lokasi Ditemukan ± 5.96 NM dan Heading 148.10° Arah Timur Tenggara dari LKK dan Dievakuasi ke Pelabuhan Banda.

‎‎”Pada Pukul 10.23 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan banda. Sehubungan dengan telah di evakuasi 1 (satu) orang korban (Amin) dalam keadan selamat maka Ops SAR dinyatakan ditutup, kepada Unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masings dengan diucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Baca Juga  Kapal Pesiar PE dari Australia Tiba di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon

‎Unsur SAR Terlibat terlibat yakni, Rescuer POS SAR Banda 6 Orang, TNI AL Banda 1 Orang, KORAMIL Banda 1 Orang, POLAIR Banda 1 Orang, POLSEK Banda 1 Orang, dan Masyarakat setempat 6 Orang .

‎Alut dan Palsar yang digunakan yakni, RIB 1 Unit, Longboat Masyarakat 3 Unit. Operasi SAR dilakukan di tengah kondisi cuaca Berawan Tebal, Angin Tenggara – Barat Laut, 10 – 22 Knots, dengan tinggi gelombang rendah 0,5-1,25 meter. (AT)

Berita Terkini