Motor Anda Sering Overload? Perhatikan 4 Komponen Ini Sebelum Terlambat!

Spread the love

Memang, sepeda motor diciptakan untuk memberikan fleksibilitas dalam pergerakan dan kepraktisan. Namun, banyak pengendara menggunakan motornya untuk membawa beban berat, mulai dari tabung gas, galon air, sampai tumpukan kotak-kotak. Meski tampaknya tidak masalah pada awalnya, jika sering diterapkan demikian hal ini dapat merusak sepeda motor dengan cepat.

Beban berlebih tidak hanya membuat sepeda motor terasa lebih berat saat digunakan, tetapi juga menambah tekanan pada berbagai komponen vital. Jika Anda sering memakai motoryang dibebani di atas kapasitas normal, akan bijaksana jika Anda menyadari bagian apa sajakah yang paling rawan rusak akibat hal tersebut.

1. Pada bagian belakang, suspensinya cepat amblas

Bagian awal yang paling dirasakan pengaruhnya adalah sistem suspensi, khususnya bagian belakang. Ketika sepeda motor sering memuat beban berat secara kontinu, shockbreaker perlu menghadapi tekanan tambahan dan akhirnya harus bekerja ekstra keras. Hal ini dapat menyebabkan suspensi menjadi sangat lembut, tidak stabil, atau mungkin bocor dengan waktu.

Akibatnya, sepeda motor menjadi kurang nyaman untuk dipakai, khususnya ketika melintasi jalanan berlubang atau rambu-rambu penenang lalu lintas. Secara bertahap, kerusakan pada sistem suspensi dapat mengacaukan stabilitas kendaraan dan menimbulkan ancaman bagi keselamatan si pengemudi.

2. Gir dan rantai cepat aus

Beban yang berat menunjukkan bahwa daya tarik dari mesin juga perlu ditingkatkan agar dapat mendorong motor dengan efektif. Akibatnya, hal tersebut membuat rantai dan roda gigi cepat rusak akibat selalu digunakan dalam kondisi ekstrem. Hal itu menyebabkan rantai menjadi longgar lebih cepat, kerusakan pada roda gigi meningkat, serta suara motor menjadi tidak enak didengar atau bersuara nyaring.

Jika tidak ditangani, tali bisa terlepas saat perjalanan atau mungkin patah. Ini bukan hanya dapat menyebabkan mati mesin, tetapi juga berpotensi mengancam nyawa sebab sepeda motor bisa kehilangan kontrol dengan cepat.

Baca Juga  Delapan Rekomendasi Merek Motor Matic Bekas Favorit

3. Persediaan kampas rem cenderung berkurang dengan cepat.

Rem ikut mengalami dampak ketika sepeda motor kerap dibebani oleh beban yang berat. Ketika motornya memuat melewati batas normal, maka akan diperlukan jarak pengereman yang lebih panjang serta tekanan tambahan pada rem. Hal ini menyebabkan klip rem menjadi cepat rusak, cakram dapat aus lebih cepat, dan seluruh sistem pengereman menjadi kurang efektif.

Jika Anda kerap kali merasa bahwa rem kurang responsif meskipun sudah diganti, kemungkinannya adalah motor tersebut terlalu sering memikul muatan yang berlebihan. Hal ini pula mendorong pengguna untuk secara berkala melakukan pengecekan serta pergantian komponen rem guna menjaga keselamatan.

4. Ban cepat botak

Ban sepeda motor pun dapat menjadi sasaran ketika kendaraan tersebut kerap mengangkut muatan melewati batasan kemampuannya. Beban tambahan yang berlebih ini membuat tekanan pada ban meningkat dan akhirnya aus dengan cepat, khususnya di area tengah karena distribusi gaya gesek yang tidak rata. Di samping itu, risikonya adalah adanya potensi untuk bocor atau robek, terutama jika tingkat inflasi udaranya kurang tepat.

Ban yang telah usang namun tetap digunakan untuk membawa muatan berat dapat memicu slip atau bahkan kecelakaan. Selalu periksa status ban serta tekanan udara bila Anda kerap menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi barang dengan bobot tinggi.

Jadi, mengendarai motor sambil membawa muatan berat sebenarnya dapat dilakukan, namun tidak boleh menjadi rutinitas. Bagian seperti suspensi, rantai, rem, serta ban merupakan komponen yang sangat mudah rusak akibat bobot tambahan tersebut. Oleh karena itu, jika Anda memang kerap kali harus mengangkut barang-barang, pikirkanlah untuk beralih menggunakan motor khusus pengangkut atau kendaraan lain yang didesain bagi beban berat. Hal ini akan membuat perjalanan lebih selamat dan mesin motor favorit Anda juga bisa bertahan lama.