Pemkab Malteng Diminta Mediasi Bentrokan Warga Sepa dan Tamilouw

Spread the love

Ambon, ambontoday.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng) diminta untuk secepatnya mediasi akar masalah, sehingga terjadi bentrokan antara Dusun Rounussa, Negeri Sepa dan Tamilouw.

Sekedar tahu, bentrokan yang terjadi senin (01/11), mengakibatkan 1 orang tewas, dan 9 orang mengalami luka sayatan senjata tajam.

“Kepada Pemkab Malteng untuk bertemu dengan beberapa pihak membicarakan baik-baik, termasuk akar masalah batasa tanah, sehingga segera mendapat jalan keluar,”pinta Wakil Ketua DPRD Maluku, Azis Sangkala kepada wartawan di baileo rakyat, karang panjang, Ambon, rabu (03/11).

Upaya ini, Menurutnya harus secepatnya diambil oleh Pemkab, sehingga tidak lagi terjadi konflik lanjutan antara kedua negeri.

Kepada aparat keamanan Polisi di Buck-up TNI, dirinya mengingatkan agar selalu waspada, sehingga tidak ada ruang bagi masyarakat yang belum terima dengan imbas konflik awal, untuk kemudian kembali terpancing dan terprovokasi untuk melanjutkan konflik.

“Kami berharap kepolisian bergerak cepat untuk memastikan penegakan hukum bisa berjalan dengan baik,”harapnya.

Begitu juga kepada pemimpin di kedua negeri, baik Raja, Saniri sampai ke struktur paling bawah dapat menenangkan warganya agar konflik tidak berkepanjangan.

Begitu juga masyarakat di kedua negeri bisa menahan diri dan mempercayakan kepada pemerintah dan penegak hukum untuk menangani masalah yang ada, sehingga masyarakat tidak terprovokasi, membuat kondisi tambah keru.

“Tentu kita sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi, karena ditengah upaya kita bersama untuk membangun kedamaian di Maluku dan mempercepat proses pembangunan, pelayana sosial apalagi ditengah pandemi Covid-19 saat ini, membutuhkan energi besar untuk melakukan rekaferi terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, kejadian seperti ini muncul lagi. Kalau berkepanjangan yang rugi masyarakat, apalagi di masa sulit seperti ini, dipersulit lagi dengan susahnya mobilitas orang, ditambah penyekatan,”pungkasnya. (AT/nengsi)

Baca Juga  Cegah Lalu Lintas Hewan Endemik dan Hama Penyakit, Barantin Maluku Lakukan Pengawasan Terpadu

Berita Terkini