” Perempuan Penggerak Negeri: Harapan Ketua TP-PKK Ambon dari Panggung Ladies Program APEKSI”

Spread the love

Ambontoday.com_SURABAYA – Di balik kepemimpinan para Walikota, terdapat sosok-sosok perempuan yang turut berperan penting dalam mendorong pembangunan di daerah. Hal inilah yang menjadi sorotan dalam Ladies Program APEKSI VII bertajuk “Dari Perempuan Untuk Negeri”, yang digelar di Ballroom Sheraton Hotel Surabaya, Kamis (9/5).

Acara yang menjadi bagian dari Musyawarah Nasional (Munas) APEKSI ini menghadirkan para istri Walikota dari seluruh Indonesia—yang juga menjabat sebagai Ketua TP-PKK, Ketua Dekranasda, Bunda PAUD, dan Pembina Posyandu—untuk saling berbagi pengalaman, gagasan, serta inovasi dalam mendampingi kepemimpinan kepala daerah.

Lisa Wattimena, Ketua TP-PKK Kota Ambon sekaligus istri Walikota Ambon, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. “Kami bukan hanya pendamping, tapi juga penggerak yang ikut bertanggung jawab membangun masyarakat dari sisi yang berbeda. Lewat program ini, kami bisa belajar satu sama lain, saling menguatkan, dan membawa pulang inspirasi untuk Ambon,” ujarnya hangat kepada Tim Media Center.

Ia menekankan bahwa sinergi antara peran PKK, Posyandu, Dekranasda, dan Bunda PAUD adalah elemen penting dalam menciptakan perubahan sosial dan ekonomi di masyarakat. Diskusi-diskusi yang berlangsung, menurutnya, membuka ruang kolaborasi lintas kota yang dapat diterapkan dalam program-program lokal.

“Harapan saya, semoga program ini memberi dampak nyata. Tidak hanya bagi kami sebagai Ketua TP-PKK, tapi juga untuk seluruh masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak. Kami ingin membangun Ambon dengan sentuhan hati, kekuatan budaya, dan semangat perempuan,” pungkasnya.

Ladies Program APEKSI 2025 membuktikan bahwa perempuan, dalam peran apa pun, adalah pilar penting kemajuan daerah. Dari Surabaya, suara dan ide para perempuan penggerak ini bergema untuk Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya.( o.l )

Baca Juga  OJK Maluku dan Pemkot Ambon Gelar Literasi Bagi Penyandang Disabilitas

Berita Terkini