Polres Bursel Gelar Doa Lintas Agama atas Tragedi Kanjuruhan

Spread the love

Ambontoday.com – Polres Buru Selatan (Bursel) menggelar Doa bersama dengan sejumlah tokoh Lintas Agama, atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur yang mengakibatkan ratus orang meninggal.

Gelar Doa bersama Lintas Agama ini dari Islam oleh Ustadz Ambo Intan Karate, Kristen Protestan oleh ibu Pdt H.R. Lessil, Kristen Katolik Pastor Kruce dan dari Hindu oleh Pendeta Samuel Luhulima, berlangsung di Tribun Alun-alun Kota Namrole Selasa malam, 4/10/2022.

Hadiri Doa bersama Lintas Agama, Kapolres Buru Selatan AKBP Agung Gumelar, Sekda Buru Selatan Iskandar Walla, Asisten II Ibrahim Banda, tokoh agama dan masyarakat, tokoh pemuda dan pimpinan dan anggota Polres Buru Selatan.

Kapolres Agung Gumelar dalam sambutannya mengatakan, Doa lintas agama yang digelar ini merupakan kegiatan spiritual sarana komunikasi kepada Tuhan Maha Esa.

“Sekaligus penguatan iman agar umat manusia tidak mudah putus asa manakala tertimpa musibah/bencana,” ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres, dunia olahraga di rana air saat ini Sedang berduka dengan adanya musibah pada pertandingan sepak bola antara Arema Malang dengan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang.

“Sehingga menimbulkan korban jiwa baik dari masyarakat sipil maupun aparat kepolisian,” jelas Kapolres.

Oleh karena itu sebagai insan yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka kebersatuan dalam doa memohon ampun pertolongan kepada Tuhan.

“Agar arwah dari saudara-saudara kita dapat tenang dan diterima disisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ucap Kapolres.

Kata Kapolres, Doa kita adalah ikhtiar batin yang terbaik, karena dalam hidup, dan menjalani kehidupan di dunia ini membutuhkan berkah dan rahmat dari Tuhan sebelum akhirnya berpulang kepada-NYA.

Baca Juga  Polsek Leksula Mediasi Perkelahian Pemuda Ewiri–Mepa, Sepakati Damai Demi Kamtibmas

Sebut Kapolres bahwa tragedi musibah ini merupakan pesan moral dari Tuhan kepada umatnya agar senantiasa menginstropeksi diri dan menilai diri sendiri apakah sudah amanah menjaga bumi ini.

“Mungkin kita belum benar-benar menjaga bumi ini, sehingga Tuhan memberikan teguran agar kita menjalankan pesanNYA dengan baik dan benar,” ucap Kapolres.

Kata Kapolres, Doa yang dilaksanakan ini tanpa memandang perbedaan dalam saling melindungi dan menyayangi.

“Sekaligus kita berdoa supaya kejadian serupa tidak terjadi di wilayah Kabupaten Buru Selatan,” harapannya.

Kapolres juga berharap kepada semua orang yang hadir Dalam Doa Lintas Agama ini terus dijaga untuk memupuk silaturahmi dan menghilangkan perbedaan.

Akhiri sambutannya, Kapolres berharap tagar seluruh masyarakat Buru Selatan tidak ada lagi permusuhan

“Kita harus sama-sama membangun negeri ini. Kita berikan kebanggaan pada kabupaten ini,” ujar Kapolres. (Biro BurseL)
.

Berita Terkini