Ambontoday.com, Ambon.- Operasi SAR terhadap Kejadian Kecelakaan Laut (Lakalaut) kembali dilakukan di sekitar perairan Laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
Demikian update terbaru kejadian Lakalaut yang diterima media ini dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Ambon, Sabtu 13 Desember 2025.
Menurut Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Ambon, Muhamad Arafah, informasi Lakalaut ini diterima sesuai laporan Junaidi (KSOP Banda) pada Sabtu 13 Desember 2025, pukul: 12.10 WIT.
”Lokasi kejadian di perairan laut Banda (Kabupaten Maluku Tengah ) dengan Koordinat : LKK 4°17’56.44″S, 129°54’28.92″E. Jarak Dari Pos SAR Banda ke LKK ± 13,4 NM. Heading 0.27° arah Utara dari Pos SAR Banda menggunakan Google earth.
Adapun kronologis kejadian, pada tanggal 13 Desember 2025 Pkl. 12.10 WIT Kansar Ambon terima info dari Bpk. Junaidin (KSOP Banda) Bahwa Pada tanggal 13 Desember 2025 Sekitar pukul 11.45 WIT, telah terjadi Kecelakaan Kapal, kapal mengalami mati mesin POB 1 (satu) Orang di sekitar perairan laut Banda kab. Maluku Tengah, Mohon Bantuan SAR,” jelas Arafah.
Setelah mendapat laporan, lanjut Arafah, pukul. 13.25 WIT, Tim Rescue Pos SAR Banda tiba di Lokasi kejadian dan melakukan pencarian.
”Pada Pkl 14.40 WIT, Tim SAR gabungan berhasil menemukan Korban dalam keadaan Selamat pada koordinat : 04°23’42.27″S – 129°54’32.37″E Heading 179.59° Arah Selatan dengan Jarak ± 5.76 NM dari LKK awal , selanjutnya korban di evakuasi ke Banda.
Pukul 15.55 WIT, Tim SAR Gabungan mengunakan RIB Pos SAR Banda tiba di Pelabuhan Banda, Sehubungan dengan telah di evakuasinya 1 (satu) orang korban dalam keadaan *selamat* maka Ops SAR dinyatakan selesai dan di usulkan untuk di tutup, kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masings dengan ucapkan terima kasih,” ungkap Kakansar Ambon.
Dikatakan, korban yang mengalami musibah Lakalaut tersebut atas nama Mansur (42/ L).
Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian yakni, Tim Rescue POS SAR Banda : 5 Orang, Koramil Banda 1 Orang, dan Masyarakat 6 Orang.
Alut dan Palsar yang digunakan dalam operasi SAR yakni, RIB Pos SAR Banda 1 Unit dan Longboat Masyarakat 2 Unit. Faktor Penghambat (Cuaca) langit Berawan, dengan Angin Barat – Barat Laut, 12 – 22 Knots, serta Tinggi Gelombang Rendah : 0,5 – 1,25 M. (AT)





















