Selama PPKM, Indag Maluku Jamin Ketersedian Stok Aman

Spread the love

Ambon,Ambontoday.com- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku menjamin kebutuhan pokok untuk wilayah Maluku, dan khususnya kota Ambon, masih tersedia selama masa PPKM ini.

Di mulai stok beras, Bawang, juga Cabe.

Kepastian ini disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Provinsi Maluku, Poli Jamlean kepada wartawan di Kantor Disperindag Maluku,Kamis 5/8/2021)

“Untuk kebutuhan pokok di Maluku, dan khususnya Ambon, kesediaan untuk beras saja di atas tiga bulan kita punya. hasil ketahanan yah, hasil pantau teman teman perindag di distributor,” kata Poli Jamlean, kepada bidang perdagangan dalam negeri.

Lanjutnya, untuk pantauan di ritel-ritel modern, baik itu yang nasional, seperti indomaret, dan alfamidi juga yang di lokal, seperti indojaya, planet dan lain lain itu juga masih ada stok.

“Untuk ritel-ritel modern seperti indomaret, indojaya, dan planet masih ada stok beras dan kebutuhan pangan lainnya,” tukasnya

Poli berharap, kondisi ini tetap terjaga trus karena kordinasi yang mereka lakukan terus lancar. bukan saja dengan pedagang tetapi juga dengan perusahan pelayaran.

“ada 4 perusahan pelayaran ,setiap barang mau masuk dan keluar mereka sampaikan berapa barang yang masuk dan keluar, karena kami jalani kordinasi dengan baik. Sehingga di pastikan Bahwa sampai saat ini distribusi kebutuhan pokok itu di Maluku lancar,” bebernya

Selain itu, menurutnya, Setiap saat melakukan pengawasan bersama Satgas Pangan, mereka memastikan stok aman dan ketahan sampai waktu kedepan .

“itu langkah-langkah yang kita lakukan baik dalam kondisi hari raya maupun normal itu merupakan protal kami, Hari liburpun kami bekerja kalau memang kondisi kondisi yang sangat mendesak seperti kemarin yang menjelang lebaran itukan H-1 telor ketahanan tinggal satu hari itu kordinasi kami dengan Pak kadis dengan satgas pangan pelindo KSOP, dengan pihak buruh dan lainnya,” tandasnya

Baca Juga  Widya : Saya Punya Cita-Cita Menghimpun Generasi Muda Penenun di Maluku

Ia menginformasikan, hasil pantauan dari harga dan pasokan Cabe itu mengalami penurunan, hasil pantauan teman teman yang di informasikan itu karena pasar dingin Untuk cabe, karena kurang permintaan .

“Bulan juli kemarin itukan harga cabe bergerak naik itu karena di daerah sentra produksi di pulau Buru, ada cuaca ekstrem, sehingga harga Naik Jadi sementara di pasokan dari Malteng saja, Tapi di akhir bulan juli kemarin sudah mulai turun. itu mungkin mereka hitung akumulasi dari pada minggu pertama juli,” tambahnya

Kemudian, untuk pasokan bawang, sentra distribusi dari Probolinggo. Bawang merah kenaikan harga hingga 40 ribu hingga 20ribu per kilo.

“untuk stok terpantau stabil, inikan setiap kapal juga kan ada bawa masuk Bawang. Memang bawang kan tidak sama seperti beras yang masuk dengan jumlah yang lumayan banyak Dia masuk sedikit tapi tetap terpenuhi,” tutupnya.(AT-010).

Berita Terkini