Semen Padang FC Siapkan Diri untuk 3 Laga Akhir Liga 1, Tekad Tetap Performa Gemilang

Spread the love

Jakarta – Semen Padang FC siap menghadapi pertandingan pada minggu ke-32 Liga 1 Menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada tanggal 11 Mei 2025. Pasukan yang dikenal sebagai Kabau Sirah bersumpah untuk menjaga penampilan cemerlang dalam tiga pertandingan terakhir ketika menyambangi markas Bajul Ijo.

Semen Padang meraih kemenangan ketiganya secara berturut-turut setelah mengalahkan Madura United dengan skor 2-1 di Stadion Haji Agus Salim, minggu kemarin. Pada dua pertandingan sebelumnya, tim ini berhasil memenangkan laga melawan PSIS Semarang dengan skor 3-2 di markas sendiri serta unggul 2-0 atas Persija Jakarta sebagai tuan rumah.

Sembilan angka yang didapat tersebut membawa mereka melompat ke posisi ke-15 dalam tabel klasemen dengan total 31 poin, melewati Barito Putera yang jatuh ke zona bahaya degradasi hanya berselisih satu poin saja. Kemenangan berturut-turut sebanyak tiga kali ini memberikan inspirasi bagi skuad besutan Eduardo Almeida agar dapat menjaga penampilan gemilangnya hingga akhir tiga pertandingan tersisa.

Eduardo Almeda berkomitmen untuk menjaga performa timnya yang baik. Dia mengatakan, “Aku ingin tetap mempertahankan permainan kita saat ini hingga tiga pertandingan tersisa dan jika mungkin meningkatkannya.” Pelatih dari Portugal itu berkomentar setelah meraih kemenangan di markas sendiri melawan Madura United pada pekan sebelumnya.

Dia menegaskan bahwa mencapai hal itu adalah sebuah proses yang lama dan memerlukan waktu serta pengorbanan. “Satu tim tidak bisa dibangun hanya dalam satu malam,” ujarnya.

Menumbuhkannya kerjasama tim, lanjutnya, tidak cukup hanya dengan satu atau dua sesi latihan. Terlebih lagi, pada kenyataannya, mereka perlu menukar lima sampai enam pemain inti. Kondisi tersebut membuat tim harus merestart proses pembentukannya dari awal di paruh kedua Liga 1 musim ini. Tugas semakin sulit dikarenakan beberapa pemain cidera dan terkena sanksi akumulasi kartu.

Baca Juga  Prakiraan Pertandingan Barcelona vs Celta Vigo di Pekan ke-32 La Liga Spanyol Malam Ini

Walaupun begitu, sang pelatih yang berumur 47 tahun itu menegaskan bahwa timnya selalu berusaha keras agar bisa meraih kesuksesan seperti saat ini. “Dalam nada bicaranya ada kepercayaan tak langsung bahwa meskipun melewati banyak rintangan, proses tersebut akhirnya membawa kepada hasil yang diinginkan,” ungkap mantan pembina Arema FC dan RANS Nusantara tersebut.


Senang dengan Kemenangan di Laga Rumah Melawan Madura United

Eduardo Almeida menyebutkan rahasia kemenangan melawan Madura United yang berhasil dicapai dengan unggul lima poin dari pertandingan tersebut karena timnya tampil dengan semangat tinggi. Hal ini sebelumnya telah dipersiapkannya dengan baik. Ia menjelaskan, “Kami perlu tetap tenang, sabar dalam mencari kesempatan serangan yang pas.” Pelatih yang direkrut kembali ke Semen Padang pada tanggal 20 September kemarin, sesudah masa kerjanya di bulan September 2019 sampai Desember 2020 itu, seperti dilansir.

Pada saat menghadapi Madura United, Semen Padang berhasil mempertahankan skor seri nol bersih hingga paruh pertama. Kemudian, di separuh kedua, mereka mendapatkan kepemimpinan awal lewat Cornelius Stewart pada menit kelima puluh dua. Akan tetapi, keuntungan ini tidak bertahan lama karena tujuh belas menit setelahnya, Jordi Wehrmann menyamakan kedudukan. Pencetak gol pemenang menjadi Muhammad Ridwan yang mencetak gol pada detik pertama masa perpanjangan waktu.

Dia menekankan bahwa esensi dari serangan terletak pada kualitas, tidak hanya sebatas jumlah atau kecepatan. Saat tim akhirnya mampu mencetak gol dan memecah kebuntuan, Almeida mengaku ada titik penting yang perlu diatur dengan tepat. Dia menyatakan, “Usai mendapatkan gol tersebut, performa kami agak berkurang.” Di saat bersamaan, musuh pun balas melakukan penyerangan dengan intensitas tinggi; selain itu fokus regunya sesaat lenyap.

Baca Juga  Prakiraan Bologna vs Empoli: Pertarungan Sengit di Semifinal Coppa Italia Malam Ini

Di menit-menit akhir antara 10 sampai 15, tindakan berani dilakukan. Dia menyadarinya jika tetap bertahan bisa menjadi bahaya sehingga mengirimkan seorang pemain ekstra ke area penyerangan. Langkah nekat tersebut ternyata berhasil dan menciptakan sebuah gol. “Saya sungguh merasa bangga atas kerja keras semua anggota tim serta staf pelatih yang memiliki tekad kuat untuk meraih kemenangan,” katanya.


Tiga Laga Lagi Bagi Semen Padang FC di Musim Liga 1 2024-2025

11 Mei 2025: Persebaya Surabaya melawan Semen Padang FC

18 Mei 2025: Semen Padang FC berhadapan dengan Persik Kediri

25 Mei 2025: Arema FC kontra Semen Padang FC