
Sindiran Tajam Kasim Latuconsina: Bupati Lahamidi Dinilai Lakukan Pembohongan Publik
AmbonToday.Com – Buru Selatan – Pernyataan kontroversial Bupati Buru Selatan, Lahamidi, mengenai rencana peralihan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dari bank swasta ke sistem yang diklaim lebih transparan, menuai reaksi keras. Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Buru Selatan, Mohammad Kasim Latuconsina, menilai pernyataan tersebut tidak hanya menyesatkan, tetapi juga sarat dengan pembohongan publik.
“Bupati menyampaikan bahwa dirinya telah memerintahkan pembatalan perjanjian kerja sama (PKS) dengan bank swasta. Namun faktanya, hingga kini ASN masih menerima gaji melalui Bank Modern Ekspres,” tegas Kasim Latuconsina, Kamis (21/8/2025).
Menurutnya, sikap Bupati bukan hanya menunjukkan ketidakseriusan dalam menjalankan kebijakan, tetapi juga memperlihatkan lemahnya integritas dalam mengelola keuangan daerah.
“Ini bentuk pengkhianatan terhadap harapan rakyat. Publik berhak atas transparansi dan akuntabilitas, bukan sekadar retorika politik,” ujar pelatih silat sekaligus mantan pesilat nasional itu.
Kasim menambahkan, DPRD Buru Selatan perlu segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut dugaan penyimpangan tersebut. Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan pemuda yang berencana melakukan aksi di Kejaksaan Negeri Buru guna mendesak penyelidikan atas dugaan gratifikasi.
Ia menilai, pernyataan Lahamidi sekadar manuver politik untuk mengalihkan perhatian publik dari berbagai persoalan besar yang sedang menghimpit pemerintah daerah. “Pemuda tidak boleh tinggal diam. Hak-hak ASN dan kepentingan rakyat harus diperjuangkan,” tegas mantan Ketua KNPI Buru Selatan itu.
Lebih jauh, Kasim mendesak agar Bupati Lahamidi menunjukkan kepemimpinan yang bersih, mendengar suara rakyat, serta berani mempertanggungjawabkan setiap kebijakan.
Pernyataan keras tersebut mencerminkan kekecewaan luas, terutama di kalangan generasi muda Buru Selatan, yang mendambakan kejelasan dan kejujuran dari kepala daerah. Masyarakat kini menunggu langkah nyata, agar kepercayaan publik yang mulai terkikis dapat segera dipulihkan.
[Nar’Mar]





















