Tersinggung Dengan Analogi “Sapi”, Bupati Fatlolon Keluar dari Ruang Diskusi

Spread the love

Saumlaki, ambontoday.com – Lelemuku Law Discusen yang digelar oleh Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Saumlaki, yang menghadirkan pembicara yakni Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Petrus Fatlolon, Ketua DPRD KKT, Jaflaun Batlayeri, Anggota DPRD yang juga ketua DPD Partai Golkar Paet Kait Taborat, Ketua STIH Saumlaki yang juga berprofesi sebagai penasehat hukum Carter A Rangotwat.

Dengan moderator Lodwyk Wessy, jalanya diskusi diawali dengan paparan akademis oleh ketua STIH Saumlaki dilanjutkan dengan para narasumber yang lain, setelah selesai paparan oleh para narasumber, moderator mengarahkan untuk peserta diskusi untuk memberikan pertanyaan sekaligus dengan solusi.

Dari ketiga penanya awal yang diberikan kesempatan oleh moderator, yakini Sony Ratissa yang mewakili ormas Vokal Grup Emperan sebagai ketua, Kornelis Serin ketua Partai Hanura dan unsur akademi Petrus Bapak yang juga salah satu Wakil ketua pada Partai PDIP.

Penanya ketiga Petrus Balak ketika menyampaikan pertanyaan sekaligus dengan solusi terkait dengan tema besar yang didiskusikan “Potret Kepatuhan Pemerintah KKT terhadap keputusan pengadilan yang inkrach van gewijsde”., mengawalinya dengan ilustrasi analogi tentang memelihara “sapi”, mendapat bentakan yang cukup serius dari Bupati Fatlolon hingga memilih keluar dan pulang dari ruang diskusi bersama seluruh pimpinan OPD yang turut hadir dalam acara diskusi tersebut dengan ancaman akan mempolisikan Balak.

“Sikap Bupati itu melahirkan banyak asumsi terkait sikap Bupati yang terlihat mentalitasnya sangat tidak siap dalam suatu forum diskusi,” siutan dari sejumlah peserta diskusi.

Pantauan media ini di lokasi diskusi pada aula Kampus Lelemuku Senin, (31/1), pasca keluarnya Bupati dari ruangan diskusi namun diskusi tersebut tetap berjalan hingga selesai dengan segala baik. (AT/tim)

Baca Juga  Malindar,Sivitas Akademika STIESA Ucapkan Selamat Atas Dilantiknya Dr. Jantje Eduard Lekatompessy sebagai kepala LL-Dikti wilayah XII Maluku dan Maluku Utara

 

 

Berita Terkini