Triwulan Kedua, Kinerja Industri Jasa Keuangan Maluku Semakin Kontributif

Spread the love

AMBON, Ambontoday.com- Tingkatkan Kolaborasi dan sinergisitas, Otoritas Jasa

Keuangan (OJK) Provinsi Maluku gelar upacara bersama Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2022 yang mengangkat tema “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”.

Melalui momentum HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, OJK mengajak
seluruh LJK mengimplementasikan semangat kemerdekaan dengan terus bekerja sama dan berkolaborasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku agar dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.

Kepala OJK Provinsi Maluku, Roni Nazra menyampaikan, Stabilitas sistem
keuangan di Provinsi Maluku tetap stabil terjaga.

Pada posisi Triwulan II kinerja LJK di Provinsi Maluku terus mengalami pertumbuhan dengan fungsi intermediasi semakin meningkat dan kontributif dalam mendorong sektor ekonomi prioritas, hal ini
mencerminkan bahwa kinerja LJK turut mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku
yang pada triwulan II 2022 berdasarkan data BPS tumbuh mencapai 4,81 persen yoy.

Pada posisi triwulan II 2022 kredit perbankan di Provinsi Maluku tumbuh sebesar 8,91
persen yoy yang ditopang oleh meningkatnya kredit produktif.

Secara sektoral, mayoritas sektor utama kredit mengalami pertumbuhan dengan kenaikan terbesar pada sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 12,79 persen.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan tumbuh sebesar 3,61 persen yoy.
Kondisi restrukturisasi kredit dampak Pandemi COVID-19 terus menunjukan tren yang menurun.

Posisi Juni 2022 jumlah baki debet adalah sebesar Rp1,02 triliun atau turun
sebesar Rp 3 miliar dari posisi bulan Mei 2022 sebesar Rp1,05 triliun. Seiring dengan
hal itu, jumlah debitur juga mengalami penurunan dari 8.347 debitur pada Mei 2022 menjadi 7.832 debitur pada Juni 2022.

Baca Juga  DWP Kota Ambon Rayakan HUT Ke-26, Teguhkan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045

Kemudian, pada sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB), perusahaan asuransi
mencatatkan penghimpunan premi asuransi sebesar Rp230,72 miliar dengan rincian
Asuransi Jiwa sebesar Rp180,82 miliar dan Asuransi Umum sebesar Rp49,89 miliar.

Fintech P2P lending juga turut tumbuh dengan outstanding pembiayaan sebesar
Rp25,33 miliar atau sebesar 30,71 persen, seiring dengan tumbuhnya jumlah lender
(27,66 persen) dan borrower (76,31 persen) sebesar 76,31 persen. Sementara itu,untuk
piutang perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 26,03 persen yoy hingga mencapai
Rp1,02 triliun.

Adapun profil risiko pembiayaan lembaga jasa keuangan terjaga dengan rasio NPL
perbankan tercatat sebesar 2,05 persen dan rasio NPF Perusahaan Pembiayaan tercatat
sebesar 1,08 persen.

Pada sektor pasar modal di wilayah Provinsi Maluku hingga triwulan II 2022, total nilai
transaksi efek dalam bentuk saham mencapai Rp1.610,69 miliar dengan jumlah
investor sebanyak 7.317 SID.

Edukasi dan Perlindungan Konsumen
Dalam melaksanakan fungsi perlindungan konsumen, OJK Provinsi Maluku telah
melakukan 109 layanan informasi dan pengaduan konsumen, dimana sebanyak 57,80 persen merupakan layanan sektor perbankan dan 42,20 persen merupakan layanan sektor IKNB (fintech P2P lending, asuransi, dan pembiayaan).

Selanjutnya, apabila masyarakat menerima/menemukan tawaran investasi yang serta
tawaran pinjaman online mencurigakan dapat mengkonsultasikan terkait legalitas
kepada OJK melalui Layanan Konsumen OJK 157, email: konsumen@ojk.go.id,
waspadainvestasi@ojk.go.id atau whatssapp pada nomor 081157157157.(AT-009)

Berita Terkini