Video yang menggambarkan sejumlah ledakan di suatu lokasi viral di media sosial bersama dengan pernyataan palsu bahwa isi videonya adalah serangan dari India ke Pakistan. Namun, fakta sebenarnya yaitu rekaman tersebut sudah tersebar luas merupakan bagian dari insiden serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023 lalu, dan hal itu sama sekali tidak berkaitan dengan perselisihan antara India dan Pakistan yang tengah berlangsung.
Video tersebut menyatakan bahwa India menggelar serangan brutal ke lima kota utama serta area di Pakistan,
diunggah di X pada tanggal 8 Mei. Postingan tersebut memperlihatkan video sejumlah letusan yang berlangsung di malam hari di pusat kota.

Video dengan pernyataan mirip juga tersebar dalam bahasa lainnya. Thailand Burma , Hindi , Sinhala dan Inggris . India dan Pakistan, kedua negara pengguna senjata nuklir tersebut, menyaksikan kejadian ini. kekerasan terburuk
Dalam dua puluh tahun terakhir sejak India menyerang Pakistan dengan rudal pemusnah massal, disertai pertempuran bersenjata selama beberapa hari di perbatasan, termasuk penggunaan senjata artileri. tautan arsip.
Sepekan sebelumnya, New Delhi sudah mengaitkan Islamabad sebagai pelaku serangan terhadap turis di Pahalgam, daerah Kashmir yang dikendalikan India. Namun, Pakistan membantah tuduhan tersebut.
Islamabad menyebutkan bahwa 31 warganya meninggal karena serangan dan tembakan dari pihak India di area perbatasan tersebut. Di sisi lain, New Delhi mendaftarkan 13 warga sipil serta satu orang tentara yang gugur akibat penembakan oleh Pakistan.
Akan tetapi, video tersebut sebenarnya tidak ada hubungannya dengan perselisihan antara India dan Pakistan Pencarian gambar terbalik menggunakan tangkapan layar dari video menemukan postingan X yang diposting oleh Al Jazeera Palestina pada tanggal 13 Oktober 2023 ( tautan arsip Keterangan dalam bahasa Arab pada postingan Al Jazeera tersebut menyatakan: “Video yang memperlihatkan serangan kejam Israel di Beit Lahia, bagian utara Jalur Gaza.”
Pencarian dengan kata kunci menemukan potongan video serupa dalam sebuah laporan yang dipublikasikan oleh
TRT Haber pada tanggal 13 Oktober 2023 tautan arsip Media dari Turki tersebut mengabarkan bahwa pada malam hari Israel menyerang sebanyak 320 titik dengan korban berupa 400 orang warga Palestina tewas.
Sementara itu, media asal Lebanon, Al Manar , juga menggunakan tangkapan layar dari video itu dalam laporan mereka tentang serangan Israel yang memaksa warga Gaza untuk mengungsi ( tautan arsip ).
Penyerangan yang dilancarkan oleh Hamas ke wilayah selatan Israel pada tanggal 7 Oktober 2023 menyebabkan lebih dari 1.218 korban tewas di kalangan penduduk Israel, mayoritas adalah warga biasa, sesuai dengan perhitungan AFP menggunakan sumber-sumber resmi.
Serangan balasan Israel telah membunuh Setidaknya 52.653 orang di Gaza, sebagian besar merupakan penduduk biasa, menurut pelaporannya Kementerian Kesehatan lokal. tautan arsip ).
AFP sebelumnya sudah membantahkan informasi salah yang lain mengenai perselisihan antara India dan Pakistan.
sini .





















