131 Pelamar Terdaftar Pada Gelombang Pertama Penerimaan Siswa Baru SMK Pertanian Maluku

Spread the love

Ambontoday.com, Ambon.- SMK Perrtanian Provinsi Maluku telah menutup pendaftaran penerimaan siswa baru tahap pertama pada Senin 30 Juni 2025 sesuai Petunjuk Teknis pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun ajaran 202/2026.

‎Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMK Pertanian Provinsi Maluku, Achmad Tualepe, S.Sos. M.Si kepada wartawan di ruang kerjanya Senin kemarin.

Menurutnya, untuk penerimaan gelombang pertama sudah ditutup, sudah ada sebanyak 131 orang pelamar yang mendaftar untuk lima kompetensi jurusan. Dari jumlah tersebut terdapat 29 siswa yang masuk dari jalur afirmasi atau siswa Adem.

‎“Untuk pendafataran gelombang pertama sudah kami tutup pada senin 30 Juni dan nantinya akan dibuka pendaftaran gelombang kedua yang akan dibuka tanggal 3 sampai 7 Juli 2025.

Untuk diketahui, karena ini sekolah kejuruan jadi sesuai juknis tidak memakai sistim zonasi jadi terbuka untuk seluruh masyarakat dari 11 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku.

‎Nanti setelah pentupan pendaftaran gelombang kedua barulah dilakukan Tes Seleksi baik secara online maupun offline, dan nanti di tanggal 9 juli baru hasilnya diumumkan.

Jadi total jumlah siswa yang sudah terdaftar saat ini sebanyak 131 orang diantaranya terdapat 29 siswa Adem atau siswa yang diseleksi melalui jalur afirmasi.

Mereka ini tergolong siswa dari keluarga yang kurang mampu yang mendapatkan beasiswa afirmasi dan itu diseleksi di masing masing kabupaten/kota,” papar Tualepe.

Dirinya menyampaikan, terkait dengan animo masyarakat khususnya calon siswa SMK Pertanian Provinsi Maluku di tahun ini cenderung meningkat dibanding dengan tahun 2024 kemarin, jadi diprediksikan ada peningkatan sekitar 2,5 persen.

Peningkatan ini terjadi tidak terlepas dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan di seluruh kabupaten/kota di Maluku.

Baca Juga  Tingkatkan Literasi Keuangan, OJK Maluku Gelar PKR 2018

‎“Jadi sebelum pendaftaran dibuka, saya sudah perintahkan panitia penerimaan siswa baru untuk turun langsung ke 11 kabupaten/kota di Maluku untuk melakukan sosialisasi. Hal ini rutin dilakukan setiap tahun karena anggarannya sudah ada dalam APBD.

Untuk kali ini, jika nanti hasil seleksi menunjukan bahwa jumlah calon siswa yang lolos itu banyak melebihi jumlah rombongan belajar (kelas), maka tentu kedepan kita akan menjalankan rutinitas sekolah dua shift yakni pagi dan siang,” kata Achmad.

‎Setelah mengumumkan hasil seleksi nanti maka, pada tanggal 14 sampai 16 Juli para siswa akan mengikuti kegiatan MPLS. Adapun jumlah siswa yang sudah terdaftar pada gelombang pertama ini berasal dari Pulau Buru, Kabupaten SBT, Tamilouw Kab.Malteng, Kabupaten KKT, Kecamatan Saparua Kab. Malteng, dan Jazirah Leihitu.

Kepala Sekolah bilang, animo masyarakat untuk masuk SMK Pertanian kali cenderung meningkat dikarenakan adanya salah satu program pemerintah  dalam mendukung Asta Cita dan Swasembada Pangan yang diinstruksikan Presiden Prabowo.

‎Untuk itu, dalam penerimaan Bintara Polri saat ini juga diprioritaskan untuk merekrut para lulusan dari SMK Pertanian untuk mendukung program Asta Cita dan Swasembada Pangan, tutup Tualepe. (AT)

Berita Terkini