Bintang laut adalah makhluk laut yang memiliki metode khusus dan menarik saat mencari serta menyantap makanannya pada perairan dasar lautan. Berkat anatomi tubuh yang berbeda dari hewan-hewan lain, tidak heran jika bintang laut sering menggunakan beragam organ tubuh mereka secara lebih efektif demi bertahan hidup dalam situasi lingkungan laut yang selalu berubah dan penuh tantangan.
Sebagai hewan invertebrata, bintang laut tidak mempunyai otak maupun sistem peredaran darah; meskipun demikian, mereka masih dapat melaksanakan tugas-tugas yang rumit layaknya menyentuh dan mendeteksi mangsa, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, serta mencernanya di luar tubuh. Karenanya, mari kita lihat beberapa informasi saintifik tentang bagaimana bintang laut tersebut mencari dan memproses makanannya, hal ini tentunya sangat sayang jika dilewatkan sebagai topik penelitian lanjutan.
1. Manfaatkan kaki tabung untuk mendeteksi aroma makanan

Bintang laut dilengkapi dengan ribuan tungkai halus yang menyebar di sepanjang bagian bawah badannya, yang berguna untuk pergerakan serta mengenali aroma makanan menggunakan sensor kimia. Tungkai-tungkai ini mempergunakan air laut sebagai media agar dapat mencari tahu lokasi mangsanya, seperti hewan mikroskopis maupun tiram yang terselubungi oleh pasiran lautan.
Ketika bintang laut mendeteksi aroma yang mempesona, ia akan secara mekanis merentangkan dirinya perlahan menuju asal baunya menggunakan gerakan terkoordinasi. Fenomena ini membuktikan bahwa walaupun bintang laut tak memiliki otak, tetapi masih dapat membuat pilihan didasari oleh stimulasi dari environmennya.
2. Membalikkan perutnya guna memproses makanan

Satu kemampuan menakjubkan yang dipunyai oleh bintang laut ialah mereka dapat mengeluarkan lambungnya melewati badan mereka dan langsung membekukan mangsanya. Fenomena ini diketahui dengan nama external digestion atau pencernaan luar, di mana enzim dilepaskan guna merusak jaringan si mangsa sebelum akhirnya nutrisi tersebut diserap kembali ke dalam tubuh mereka.
Metode ini sungguh amat berguna, terlebih ketika bintang laut perlu menghadapi mangsa dengan shell tebal layaknya tiram. Melalui pemanfaatan lengannya untuk melepaskan cangkang itu, si bintang laut dapat menyembulkan perutnya di antaranya agar sanggup mencernai komponen lembut dari hewan tersebut tanpa butuh membawanya ke dalam badan.
3. Percayalah pada sistem vasokular air tersebut

Bintang laut tidak memiliki otot layaknya hewan berkantong tulang, melainkan menggunakan sistem vaskular air untuk mengendalikan pergerakan lengan tubuh mereka. Fungsionalitas ini terjadi lewat proses pengisian saluran internal dengan air, yang memberi kemampuan pada bintang laut untuk meremas permukaan serta berpindah secara bertahap tapi kokoh.
Gerakan yang lambat namun tegas memungkinkan bintang laut menjadi sangat efektif dalam mengincar prey yang mungkin belum menyadarinya. Dengan cara pergerakan itu, bintang laut dapat dengan cepat membentengi mangsanya tanpa menciptakan keramaian di area sekitarnya.
4. Peran utama mata pada akhir lengan

Walaupun tidak mempunyai mata layaknya manusia, bintang laut justru memiliki struktur mirip mata sederhana diujung tiap lengan mereka, yang dapat mendeteksi kecerahan cahaya. Dengan fitur ini, bintang laut mampu menentukan arah, mengenal objek disekeliling, dan membantu dalam navigasi perairan terbuka untuk mencari makanan.
Ketahanan terhadap cahaya ternyata sangat berguna bagi bintang laut, terutama saat mereka mencari tempat berlindung atau mengejar mangsa dengan memperhatikan siluet yang tampak melalui kontras cahaya. Walaupun dianggap sebagai organisme sederhana, sistem pendengaran ini memberi manfaat besar pada bintang laut untuk melakukan pencarian makanan dengan cara yang efisien di lingkungan alami mereka.
Bintang laut adalah teladan ideal mengenai cara binatang tanpa otak atau jantung dapat memiliki metode mencari makan yang efektif. Pengetahuan ilmiah seputar polanya dalam berburu tidak saja meningkatkan pemahaman Anda akan flora dan fauna lautan, tetapi juga merenggangkan pengertian tentang kerumitan hidup organisma yang tampaknya simpel tersebut. Jadi, bintang laut tak cuma menjadi makhluk indah dipandang mata, melainkan pula ikon unik biologi yang amat luar biasa!


















