6 Fakta Mengagumkan tentang Saturnus, Setelah dulu dipegang oleh Jupiter, kini Saturnus mengambil alih posisi sebagai planet dengan jumlah satelit terbesar yaitu 274 buah. Pengumuman ini disampaikan pada tanggal 11 Maret 2025 oleh Minor Planet Center (MPC), organisasi resmi yang berada di bawah payung International Astronomical Union (IAU). Keputusan itu dibuat setelah hasil penelitian dari kelompok astronot internasional yang diketuai oleh Dr. Edward Ashton.
6 Fakta Mengagumkan tentang Saturnus
Akibatnya, terdapat penambahan informasi seru mengenai planet keenam di sekitar Matahari ini. Berdasarkan itu, berikut adalah 6 fakta perihal planet Saturnus yang harus kamu ketahui:
1. Di planet Saturnus terjadi hujan batu permata

Mengacu pada informasi dari NASA Jet Propulsion Laboratory, diperkirakan kira-kira 1000 ton berlian dapat terwujud tiap tahunnya di planet Saturnus. Ukuran berlian tersebut bisa berkisar antara beberapa milimeter sampai dengan sentimeter. Hujan berlian seperti itu merupakan suatu hipotesis; yaitu kejadian yang masih bersifat spekulatif dan tidak memiliki bukti langsung tetapi masuk akal menurut prinsip-prinsip sains, model, perhitungan matematis, atau bahkan hasil simulasi.
Hujan berlian pada atmosfer Saturnus bisa terjadi akibat tekanan luar biasa yang merubah karbon jadi berlian, sehingga menciptakan fenomena yang diajukan oleh para peneliti yang mempelajari planet tersebut.
2. Planet dengan jumlah Bulan terbanyak

Sampai tahun 2025, disahkan bahwa Saturnus sudah mempunyai sebanyak 274 bulan alam. Dengan demikian, ia menjadi planet dengan jumlah bulan natural tertinggi, melebihi Jupiter yang hingga tahun tersebut dikenali sebagai pemegang rekor dengan 95 bulan. Konfirmasi ini datang dari Minor Planet Center (MPC) pada tanggal 11 Maret 2025. Pengungkapan penting ini dipublikasikan lewat website MPC serta mendapat perhatian luas dalam beberapa publikasi sains global seperti Nature, The Guardian, dan juga EarthSky.
3. Cincin Saturnus tersusun dari es dan bebatuan

Struktur ikonis yang menjadikan planet Saturnus lebih mudah dikenal adalah adanya cincinnya. Cincin-cincin tersebut merupakan sistem cincin planet terluas dan tertinggi kilauan dalam Tata Surya, tersusun atas miliaran potongan bahan yang mayoritas berupa es air serta mengandung sedikit batu dan debu. Dimensi komponen-komponennya sangat bervariasi, mulai dari ukuran seperti pasir hingga setara bangunan rumah. Walaupun memiliki lebar hingga mencapai 282.000 km, tebal cincin-cincin itu tetap tipis yaitu antara 10 meter sampai 30 meter saja.
Cincin primer planet Saturnus dapat dipartisi ke dalam berbagai sektor, dengan cincin A, B, dan C menonjol sebagai area yang paling cerah serta luas. Sementara itu, cincin D, E, F, dan G adalah komponen yang relatif lebih kurus atau redup di bandingkan sektor-sektor lainnya. Terdapat juga ruang kosong penting antara cincin A dan B dikenal sebagai Lema Cassini.
4. Planet Saturnus memiliki kepadatan yang lebih rendah daripada air sehingga dapat terapung di permukaan air.

Bisakah suatu planet berada di atas permukaan air? Bisa jadi, karena planet Saturnus mayoritas tersusun dari gas hidrogen dan helium. Gas-gas tersebut mempunyai kerapatan lebih rendah daripada air sehingga sangat mungkin jika Saturnus akan dapat mengambang di atas air. Kerapatan Saturnus kira-kira 0,687 gram/cm³ sementara itu untuk air yaitu 1 gram/cm³. Ini menunjukkan bahwa Saturnus cenderung lebih enteng bila kita bandingkan dengan air dalam hal volumetrik.
Apabila kita bicara dalam konteks teoritis, bayangkanlah jika ada sebuah kolam air dengan ukuran yang bahkan melebihi Saturnus, maka planet tersebut mungkin saja dapat ‘mengapung’ di atasnya. Di sini kata ‘mengapung’ hanyalah metafora untuk menjelaskan tentang kerapatan massa, dan bukan dimaknai sebagai keadaan apungan layaknya objek padat biasanya. Perlu ditegaskan kembali bahwa Saturnus adalah planet gas raksasa sehingga tak memiliki permukaan solid sama sekali. Tambahan pula, sampai saat ini pengetahuan ilmu astronomi belum menemukan adanya tubuh air apa pun yang lebih besar dibandingkan planet Saturnus di jagad raya ini.
5. Kutub Utara planet Saturnus mengalami badai berbentuk heksagon.

Pada bagian Kutub Utara Saturnus, terjadi sebuah badai yang memiliki bentuk segienam gigantis dengan diameter sekitar 30.000 kilometer. Ini merupakan salah satu fenomena atmosfir langka yang belum ditemui pada planet manapun lainnya. Badai tersebut dipicu oleh angin super kuat yang dapat menempuh kecepatan sampai 320 kilometer per jam dan meliputi wilayah lebar 29.000 kilometer, sehingga luasnya bisa menampung lebih dari dua Bumi. Pola hexagonal dalam badai ini hanya muncul di Kutub Utara Saturnus; sedangkan di Kutub Selatan, meskipun juga mengalami badai besar, tetapi bentuknya bukanlah geometri sempurna seperti yang ditampilkan di Kutub Utara.
6. Hari di Saturnus pendek, tetapi tahunnya sangat lama.

Pada planet Saturnus, sehari hanya berlangsung kira-kira 10,7 jam. Ini terjadi karena rotasinya yang begitu cepat. Sementara itu, untuk setahun di sana setara dengan 29,5 tahun di Bumi dikarenakan orbitnya yang cukup jauh dari matahari.
Berikut adalah sejumlah informasi seru mengenai planet Saturnus. Fakta manakah yang paling memukau minat Anda? Adalah keberadaan jumlah bulan alaminya yang melimpah itu? Atau mungkin fenomena hujan butiran bintangnya tersebut? Bisa juga ada aspek lain yang lebih membuat hati terpaku.



















