Tujuh Kiat Jitu Agar Baterai Laptop Tahan Lama

Spread the love
Tujuh Kiat Jitu Agar Baterai Laptop Tahan Lama
Tujuh Kiat Jitu Agar Baterai Laptop Tahan Lama

Tujuh Kiat Jitu Agar Baterai Laptop Tahan Lama, Baterai Merupakan elemen vital pada laptop yang berdampak besar pada mobilitas serta kenyamanan pemakai. Akan tetapi, kondisi baterai kerap diabaikan, meskipun dengan perawatan yang sesuai bisa meningkatkan umur pakainya secara signifikan.

Tujuh Kiat Jitu Agar Baterai Laptop Tahan Lama

Dilansir dari Microsoft , baterai lithium-ion merupakan tipe baterai yang paling umum ditemukan dalam perangkat mobile kontemporer seperti laptop Dan tablet tersebut. Tipe baterai ini terkenal karena dapat dicharge dengan cepat, memiliki kadar pengosongan daya yang rendah ketika tidak sedang dipakai, dan juga densitas tenaga yang tinggi yang membuatnya memungkinkan untuk merancang baterai berbentuk lebih compact.

Meski demikian, sama seperti berbagai tipe baterai lainnya, sel lithium-ion juga akan menunjukkan penurunan kinerja sejalan dengan bertambahnya usia dan frekuensi penggunaan. Apabila perangkat Anda dilengkapi dengan fungsi pengisian daya pintar atau smart charging, disarankan untuk menghidupkan fitur tersebut sehingga dapat melakukan proses isi ulang dengan efektif sampai mencapai ambang batas yang ditentukan, walaupun masih tersambung pada jaringan listrik.

Saran Merawat Daya Tahan Baterai Komputer Jinjing

Dirangkum dari Intel ,Endesa, dan Asurion Berikut sejumlah saran untuk merawat keadaan baterai Anda:


1. Jaga Baterai agar Terlindung dari Suhu Panas Ekstrem

Suhu yang tinggi bisa menyebabkan kerusakan signifikan pada baterai. Oleh karena itu, jauhi meletakkan laptop di area dengan sumber panas berlebihan atau langsung di bawah paparan sinar matahari. Bila alat tersebut menjadi sangat hangat selama proses charging, lebih baik hentikan dulu pengisian dayanya dan lakukan kembali ketika sudah dingin.

Agar dapat mempertahankan suhu yang konstan, Anda mungkin ingin mencoba cooling pad—perangkat dengan kipas-kipas yang dirancang untuk menurunkan temperatur pada sisi bawah laptop, umumnya terpasang melalui port USB.

Baca Juga  Bulog Kenalkan Teknologi Baru, Panen Padi di Karawang Melonjak 2 Kali Lipat


2. Jaga Ketinggian Energi di Antara 20-80 Persen

Mencharger baterai hingga penuh atau biarkan betul-betul habis bisa membuat stres ekstra yang malah mempercepat kerusakan. Sebaliknya, lebih baik pertahankan tingkat baterai antara 20-80% untuk menjaganya tetap prima dan tahan lama. Hindari mencapai kapasitas maksimal 100% atau menggunakannya sampai sepenuhnya kosong.


3. Pakai Laptop Sebisa Mungkin Tetap Di-charge Jika Boleh

Untuk mencegah baterai cepat habis, lebih baik gunakan laptop dengan selalu tersambung pada jaringan listrik. Apabila baterry dapat dilepaskan, maka lepaslah ketika tidak dibutuhkan lagi. Sejumlah besar laptop memiliki fitur manajemen energi yang berfungsi apabila sudah tersambung ke arus listrik, seperti menghentikan proses pengisian setelah mencapai tingkat 60% agar umur baterai menjadi lebih panjang.

Meski begitu, ketika Anda merencanakan perjalanan dan memerlukan kapasitas penuh, Anda masih dapat menyetel pengisian hingga 100 persen. Melalui pendekatan tersebut, Anda bisa meningkatkan kemampuan kerja notebook sekaligus mengurangi penurunan mutu baterai.


4. Gunakan Fungsi Irit Baterai serta Konfigurasikan Setelan Kecepatan Operasionalnya

Laptop Anda telah diberikan fungsi standar yang dibuat khusus untuk mendukung penggunaan daya baterai secara efisien. Bila baterai tampak cepat terkuras, tindakan awal yang dapat Anda ambil ialah memeriksa setelan atau opsi baterai pada perangkat tersebut.

Ketik saja kata “battery” ke dalam kotak pencarian Windows yang ada di sudut kiri bawah layar. Di situ, Anda bisa menghidupkan fitur mode penghemat baterai serta memodifikasi beberapa pilihan tambahan untuk mendongkrak efisiensi konsumsi energi dan kinerja gadget Anda.


5. Kembalikan Setelan Grafik dan Tampilan agar Hemat Baterai

Apabila laptop Anda memiliki prosesor grafis, bagian tersebut mungkin merupakan faktor dalam pemakaian baterai yang cepat. Untuk mengetahui aplikasi atau fitur apa saja yang memakan energi lebih banyak, coba buka opsi “pemakaian baterai”. Jika pengunaannya di luar batas normal, kustomisasikan lagi settingan grafis agar menghemat tenaga baterai.

Baca Juga  Kelebihan Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander CVT


6. Terbiasa Menutup Laptop Secara Rutin Setiap Harinya

Walaupun meninggalkan laptop dalam keadaan menyala kelihatan lebih mudah, rutinitas tersebut bisa mempercepat kerusakan pada baterai seiring berjalannya waktu. Agar kapasitas pengisian daya tetap terjaga dengan baik, lebih baik nyalakan ulang perangkat ketika sudah selesai dipakai, apalagi diakhir hari.


7. Perbaharui Sistem Operasi

Sistem operasi memiliki fungsi vital dalam menanganis software dan hardware di laptop Anda. Penyegaran sistem operasi bukan saja memberikan kemampuan tambahan, namun juga meningkatkan keterpaduan serta kestabilan alat, hal ini secara bertahap bisa berdampak pada peningkatan efisiensi konsumsi daya baterai.

Jika sistem operasi Kamu telah tertinggal jaman, hal itu dapat memicu permasalahan dalam manajemen energi, misalnya saja pemanfaatan baterai yang kurang optimal ataupun pemakaian listrik secara berlebihan.