
Saumlaki, ambontoday.com – Berbagai kritikan terhadap persiapan pembangunan menuju pengoperasian gas abadi Blok Masela, terkait dengan dampak bagi daerah terdampak, membuat pihak SKK Migas, Inpex dan vendor lain semakin giat untuk melakukan dan merealisasikan program Pelibatan Pengembangan Masyarakat (PPM) di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Realisasi program itu, yakni bantuan air bersih bagi masyarakat desa Lermatang khusus dilokasi Rukun Tetangga (RT) 07 dan 08, penyerahan bantuan itu disaksika langsung oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang dihadiri oleh Plt. Kepa Badan Kespangpol Somalay Batlayeri.
Dian Fiana Ratna Dewi Manager Social Performance & Land Acquisition Inpex dalam arahannya pada penyerahan bantuan itu bahwa, pihak inpex akan selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Lermatang maupun Desa lai yang turut kena dampak dari pengoperasian gas abadi Blok Masela nanti.
“Target kami, 1300 kepala keluarga di desa lermatang harus disentuh dari semua program kerja nanti, hari ini kami beri bantuan air bersih, bukan saja di RT : 07 dan 08, namun secara keseluruhan akan kami bangun agar, masyarakat bisa menikmati air bersih dengan baik,” ujar Dian.
Dikatakan juga bahwa, bukan saja air bersih yang inpex berikan, namun dibidang pendidikan juga diperhatikan, dengan adanya pihak inpex akan merenovasi SD Kristen Lermatang, bukan itu, inpex juga akan membantu membuat lapangan bola Voli dan kaki bagi generasi muda desa Lermatang untuk dapat mengembangkan potensi dan bakat mereka.
“Ada masih banyak program yang benar-benar menyentuh masyarakat Tanimbar,” ungkap Dian.
Dia waktu yang sama, Roy Widiartha, Kepala Pokja PPM SKK Migas katakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dan mitra kontraktor dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pada Daerah terdampak dan Daerah lain.
“Program ini merupakan komitmen pemerintah pusat bersama INPEX, dan SKK Migas untuk mendukung penuh kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” benernya.
Selain itu Kepala Badan Kesbangpol Kepulauan Tanimbar Somalai Batlayeri katakan, masyarakat perlu mempersiapkan diri menghadapi perubahan pembangunan yang akan datang, terutama menjelang beroperasinya proyek Blok Masela, karena tanah Tanimbar ini kaya, bagaimana cara kita mengelolanya untuk pendapatan asli keluarga.
“Ingat bahwa, tanah Tanimbar ini akan kaya dan maju. Masyarakat Lermatang harus aktif menyambut transformasi dan berdialog dalam menyongsong era emas ketika Blok Masela mulai beroperasi nanti, karena pendapatan kita ada pada kita, jadi mari sambut hal besar ini untuk kesejahteraan kita semua,” pesannya.
Somalay juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Lermatang dan Tanimbar pada umumnya, mari siapkan diri untuk menyambut hadirnya Blok Masela Nanti, hutan Tanimbar luas, siap untuk digarap, baik dari persiapan pangannya hingga prodak – prodak lain yang dibutuhkan nanti, karena tingkat konsumsi dari semua linim akan naik pesat.
“Saya himbau bagi kita semua untuk selalu siap ya dalam menyambut operasinya Blok Masela nanti, karena ketika kita mampu untuk menciptakan sesuatu yang baik maka akan juga menghasilkan hal yang baik untuk kesejahteraan kita bersama,” himbaunya. (AT/BT)






















Komentar